Sukabumi Pertahankan WTP ke-12, Disperkim Dorong Akuntabilitas Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

- Admin

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

WTP ke-12 diraih, Disperkim dorong akuntabilitas untuk pembangunan yang lebih berdampak.

WTP ke-12 diraih, Disperkim dorong akuntabilitas untuk pembangunan yang lebih berdampak.

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi menilai opini WTP tidak hanya menjadi indikator keberhasilan administrasi keuangan, tetapi juga fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemkab Sukabumi mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, raihan opini WTP ke-12 ini menjadi capaian yang patut disyukuri bersama. Namun yang lebih penting, bagaimana pengelolaan keuangan yang baik tersebut mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sendi, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, tata kelola anggaran yang sehat menjadi instrumen penting dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan permukiman, peningkatan kualitas lingkungan hunian, serta penyediaan sarana dan prasarana dasar yang layak bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah saat ini tidak hanya diukur dari jumlah program yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap perencanaan dan penggunaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran, terukur, dan memiliki manfaat jangka panjang.

“Opini WTP harus menjadi energi baru untuk memperkuat kualitas pelaksanaan program. Kami di Disperkim berkomitmen memastikan setiap kegiatan berjalan efektif, akuntabel, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kawasan permukiman di Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur dasar dan kualitas lingkungan tempat tinggal, sektor perumahan dan kawasan permukiman dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing wilayah.

Selain berkaitan dengan pembangunan fisik, penataan kawasan permukiman juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, produktivitas ekonomi, hingga peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Sendi menambahkan, penguatan akuntabilitas keuangan menjadi faktor penting agar program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan pertumbuhan wilayah di Kabupaten Sukabumi yang terus berkembang.

Ia menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP harus diikuti dengan budaya kerja yang adaptif, profesional, dan terbuka terhadap evaluasi guna menjaga kepercayaan publik.

“Kepercayaan publik yang terus terbangun harus dijaga melalui kerja nyata. Kami berharap capaian ini menjadi dorongan bagi seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, pembangunan yang lebih berkualitas, dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan
Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030
Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar
Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air
Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang
Proyek Jembatan Leuwidinding Jadi Prioritas, Disperkim Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disperkim Sukabumi Tekankan Peran Permukiman Hadapi Krisis Iklim
Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Disperkim Dorong Percepatan Permukiman Layak dan Berkelanjutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 - 16:25 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29 WIB

Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:34 WIB

Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang

Berita Terbaru