Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disperkim Sukabumi Tekankan Peran Permukiman Hadapi Krisis Iklim

- Admin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disperkim Sukabumi dorong permukiman hijau sebagai langkah nyata menghadapi krisis iklim.

Disperkim Sukabumi dorong permukiman hijau sebagai langkah nyata menghadapi krisis iklim.

KumpalanNEWS – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Mengusung tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” dan slogan nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya aksi nyata dari berbagai sektor, termasuk perumahan dan kawasan permukiman.

Di Kabupaten Sukabumi, sektor permukiman dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Tantangan seperti urbanisasi, keterbatasan ruang terbuka hijau, hingga kualitas lingkungan hunian menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pembangunan permukiman saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan hunian, tetapi juga harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dampak perubahan iklim telah dirasakan secara nyata oleh masyarakat, mulai dari meningkatnya suhu lingkungan, potensi banjir di kawasan padat penduduk, hingga menurunnya kualitas air dan sanitasi.

“Permukiman bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga sistem yang harus mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim. Kita dorong konsep pembangunan yang lebih hijau, hemat energi, serta memperkuat ruang terbuka hijau di kawasan hunian,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan sejumlah fokus kebijakan strategis yang akan terus diperkuat.

Kebijakan tersebut meliputi pengembangan perumahan ramah lingkungan, penataan kawasan kumuh agar lebih sehat dan layak huni, peningkatan akses sanitasi dan drainase berkelanjutan, integrasi ruang terbuka hijau di kawasan permukiman, serta edukasi masyarakat mengenai pola hidup hemat energi dan penggunaan air secara bijak.

Sendi menjelaskan, pembangunan perumahan di masa mendatang perlu mengadopsi prinsip green settlement yang tidak hanya memperhatikan aspek estetika kawasan, tetapi juga memiliki daya dukung lingkungan yang kuat dan berkelanjutan.

Selain peran pemerintah, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan agenda aksi iklim. Berbagai langkah sederhana seperti pengelolaan sampah rumah tangga, penghijauan lingkungan sekitar rumah, serta penggunaan sumber daya air secara efisien diyakini mampu memberikan dampak positif apabila dilakukan secara bersama-sama.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi. Krisis iklim tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama,” kata Sendi.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap agenda iklim global melalui kampanye #NowForClimate.

Disperkim Kabupaten Sukabumi menilai semangat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam langkah konkret guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi perubahan iklim.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan
Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030
Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar
Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air
Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang
Sukabumi Pertahankan WTP ke-12, Disperkim Dorong Akuntabilitas Jadi Penggerak Pembangunan Daerah
Proyek Jembatan Leuwidinding Jadi Prioritas, Disperkim Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan
Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Disperkim Dorong Percepatan Permukiman Layak dan Berkelanjutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 - 16:25 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29 WIB

Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:34 WIB

Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang

Berita Terbaru