BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’

- Admin

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KumpalanNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi untuk periode Dasarian II, yakni tanggal 11 hingga 20 November 2025.

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Berdasarkan peta potensi wilayah, BMKG membagi wilayah Jawa Barat ke dalam tiga tingkat kesiapsiagaan: Awas, Siaga, dan Waspada.

Awas (Status Tertinggi):

Wilayah dengan potensi curah hujan tertinggi yang memerlukan kewaspadaan maksimum adalah Kabupaten Sukabumi. Masyarakat di area ini diimbau untuk mengambil langkah-langkah mitigasi dan evakuasi jika diperlukan.

Siaga (Tingkat Kesiapsiagaan Menengah):

Beberapa wilayah berada dalam status Siaga, yang berarti potensi hujan lebat cukup tinggi dan dapat menimbulkan dampak signifikan.

Wilayah-wilayah tersebut meliputi:

* Kabupaten Bogor
* Kota Bogor
* Kota Sukabumi
* Kabupaten Subang
* Kabupaten Purwakarta
* Kabupaten Cianjur
* Kabupaten Garut
* Kabupaten Tasikmalaya

Waspada (Tingkat Kesiapsiagaan Rendah hingga Sedang):

Sebagian besar wilayah lain di Jawa Barat berada dalam status Waspada, yang juga memerlukan perhatian dan pemantauan.

Wilayah tersebut mencakup:

* Kota Depok
* Kabupaten Bekasi
* Kota Bekasi
* Kabupaten Karawang
* Kabupaten Bandung
* Kabupaten Bandung Barat
* Kabupaten Ciamis
* Kota Bandung
* Kabupaten Sumedang
* Kabupaten Indramayu
* Kabupaten Majalengka
* Kabupaten Kuningan
* Kota Ciamis
* Kota Tasikmalaya
* Kabupaten Pangandaran

Masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah dan lereng bukit, diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan otoritas setempat, serta menyiapkan rencana darurat menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem selama periode 11-20 November 2025.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerakan Panen Padi, Bupati Tegaskan Ciemas Jadi Penopang Swasembada Pangan Sukabumi
Perwosi Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Wujudkan Masyarakat Sehat
Upacara Harkitnas ke-118 di Sukabumi, Pemerintah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Optimistis Sinergi TNI dan Pemda Semakin Solid
Desa Purwasari dan Kalapanunggal Jadi Wakil Sukabumi dalam Program “Desa Berdampak” Kemendagri 2026
Gabungan Satpol PP dan Dishub Tertibkan Parkir Liar di Depan RSUD Palabuhanratu
Bupati Tegaskan Ekonomi Kreatif Jadi Pilar Pembangunan di Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:26 WIB

Gerakan Panen Padi, Bupati Tegaskan Ciemas Jadi Penopang Swasembada Pangan Sukabumi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:18 WIB

Perwosi Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik, Bupati Dorong Peran Aktif Wujudkan Masyarakat Sehat

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:25 WIB

Upacara Harkitnas ke-118 di Sukabumi, Pemerintah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:29 WIB

Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:55 WIB

Desa Purwasari dan Kalapanunggal Jadi Wakil Sukabumi dalam Program “Desa Berdampak” Kemendagri 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!