Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang

- Admin

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wabup Andreas dorong kolaborasi nasional hadapi persoalan sampah dan kemarau panjang

Wabup Andreas dorong kolaborasi nasional hadapi persoalan sampah dan kemarau panjang

KumpalanNEWS – Wakil Bupati Sukabumi Andreas menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani persoalan persampahan serta mengantisipasi dampak kemarau panjang. Komitmen tersebut disampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Permasalahan Persampahan dan Mitigasi Dampak Kemarau Panjang di Aula A.H. Nasution, Lantai 3, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Andreas yang mewakili Bupati Sukabumi Asep Japar mengikuti rakor yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Forum nasional tersebut membahas penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan pengelolaan sampah dan potensi dampak kemarau panjang di berbagai daerah.

“Penanganan sampah dan mitigasi kemarau panjang tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat, langkah cepat, dan komitmen bersama agar dampaknya tidak meluas ke sektor lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat,” ujar Andreas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun media sosial resmi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, @prokompimsukabumikab, rakor membahas percepatan penanganan persampahan nasional melalui peningkatan kapasitas pengelolaan sampah di daerah, penguatan edukasi kepada masyarakat, serta optimalisasi kolaborasi lintas sektor.

Forum tersebut juga menyoroti ancaman kemarau panjang yang berpotensi menyebabkan krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, gangguan terhadap sektor pertanian, hingga meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia.

Andreas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau agar dampaknya dapat diminimalkan sejak dini.

“Kami di daerah akan memperkuat edukasi, meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah, dan memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau agar dampaknya bisa ditekan sedini mungkin,” lanjutnya.

Ia juga menilai pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang semakin kompleks. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat, terutama dalam aspek pendanaan, penerapan teknologi pengelolaan sampah, serta sistem mitigasi bencana yang berbasis data dan kondisi lapangan.

Melalui rakor tersebut, Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus meningkatkan koordinasi antardinas teknis, termasuk sektor perumahan, kawasan permukiman, dan lingkungan hidup, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD Ciemas 2026, Disperkim Sukabumi Tangani 5 Rutilahu dan Bangun 4 Sumur Bor
Cegah Korupsi, Disperkim Kabupaten Sukabumi Perketat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa
Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat
Disperkim Sukabumi Perkuat Penanganan Hunian Warga Terdampak Bencana
Disperkim Sukabumi Ucapkan Selamat Milangkala ke-156, Bersama Wujudkan Sukabumi Mubarokah
Disperkim Sukabumi Tingkatkan Jaling Desa Cimahi, Akses Warga Makin Nyaman
Respons Cepat Disperkim Sukabumi, Sarana Air Bersih Kampung Gudang Dipastikan Berfungsi
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Target Tuntaskan 25 Desa Kawasan Kumuh pada 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

TMMD Ciemas 2026, Disperkim Sukabumi Tangani 5 Rutilahu dan Bangun 4 Sumur Bor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Cegah Korupsi, Disperkim Kabupaten Sukabumi Perketat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 16:57 WIB

Disperkim Sukabumi Perkuat Penanganan Hunian Warga Terdampak Bencana

Kamis, 10 September 2026 - 16:53 WIB

Disperkim Sukabumi Ucapkan Selamat Milangkala ke-156, Bersama Wujudkan Sukabumi Mubarokah

Berita Terbaru