Dana Bagi Hasil Jabar Berkurang Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Realokasi Anggaran

- Admin

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dana bagi hasil Jabar turun hampir Rp7,4 miliar, DPRD dan Pemkab Sukabumi prioritaskan layanan publik.

Dana bagi hasil Jabar turun hampir Rp7,4 miliar, DPRD dan Pemkab Sukabumi prioritaskan layanan publik.

SUKABUMI – Penurunan dana bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar hampir Rp7,4 miliar berdampak pada kemampuan fiskal Kabupaten Sukabumi. DPRD bersama pemerintah daerah pun mendorong realokasi belanja yang kurang prioritas agar sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan tetap mendapat perhatian dalam APBD.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menjelaskan bahwa penurunan anggaran tersebut bukan disebabkan oleh berkurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan penurunan dana bagi hasil yang bersumber dari pemerintah provinsi.

Kondisi tersebut berimplikasi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi sehingga diperlukan penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi menyampaikan hal itu dalam rangkaian rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 13 Oktober 2026. Rapat tersebut membahas tiga agenda utama, yakni kesepakatan bersama atas penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD hasil evaluasi gubernur, kesepakatan Rancangan APBD 2027, serta penyampaian nota pengantar Bupati Sukabumi mengenai perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Dalam rapat tersebut, kesepakatan Perubahan APBD telah ditandatangani bersama Bupati Sukabumi. Sementara itu, Rancangan APBD 2027 yang telah disepakati akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk menjalani evaluasi sebelum memasuki tahapan berikutnya.

DPRD Kabupaten Sukabumi juga bersiap melanjutkan pembahasan perubahan SOTK sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan. Tahapan berikutnya dijadwalkan mencakup penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota pengantar bupati.

Di sisi lain, Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa penurunan anggaran tidak boleh mengurangi optimisme pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan.

Menurut Asep, penyesuaian belanja perlu dilakukan dengan mengalihkan kegiatan yang kurang mendesak ke program yang lebih prioritas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan harus tetap menjadi perhatian dalam menentukan arah kebijakan belanja daerah, meskipun anggaran perubahan mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat mengoptimalkan anggaran yang tersedia melalui penataan kembali program dan kegiatan, sehingga kebutuhan mendesak masyarakat tetap terakomodasi di tengah keterbatasan fiskal daerah.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dievaluasi Gubernur Jabar, DPRD Sukabumi Benahi Perubahan APBD 2026
BPJS Kesehatan Nonaktif? Budi Azhar Soroti Aturan Layanan Rumah Sakit bagi Warga
KDM Janjikan Berobat Gratis bagi Peserta BPJS Nonaktif, DPRD Sukabumi Ungkap Kendala Ini
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
Bupati Sukabumi Sampaikan Dua Raperda dalam Rapat Paripurna DPRD
Paripurna DPRD Sukabumi, Bupati Sampaikan Nota Pengantar Raperda APBD 2027
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Usai Dievaluasi Gubernur Jabar, DPRD Sukabumi Benahi Perubahan APBD 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:25 WIB

BPJS Kesehatan Nonaktif? Budi Azhar Soroti Aturan Layanan Rumah Sakit bagi Warga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Dana Bagi Hasil Jabar Berkurang Rp7,4 Miliar, DPRD Sukabumi Dorong Realokasi Anggaran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37 WIB

KDM Janjikan Berobat Gratis bagi Peserta BPJS Nonaktif, DPRD Sukabumi Ungkap Kendala Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Berita Terbaru