Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air

- Admin

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tiga SAB dibangun, harapan baru bagi warga Pasirpanjang menghadapi musim kemarau.

Tiga SAB dibangun, harapan baru bagi warga Pasirpanjang menghadapi musim kemarau.

KumpalanNEWS – Krisis air bersih yang selama bertahun-tahun membebani warga Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mulai teratasi setelah Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) membangun tiga unit Sarana Air Bersih (SAB). Program tersebut menjadi solusi jangka panjang agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pembelian air ketika musim kemarau.

Pembangunan SAB yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi itu dilakukan di Kampung Cikokosan serta Kampung Bakanbaru RT 01/05 dan RT 03/05. Setiap lokasi dirancang melayani sekitar 58 kepala keluarga melalui jaringan perpipaan yang tersambung langsung ke rumah warga.

Kepala Desa Pasirpanjang, Mamat Slamet, menyampaikan satu unit SAB di Kampung Bakanbaru RT 01/05 telah selesai dibangun dan kini sudah dimanfaatkan masyarakat. Sementara dua lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian dengan progres pekerjaan sekitar 65 persen dan ditargetkan segera rampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, satu titik sudah selesai dan air bersihnya sudah mengalir ke rumah-rumah warga. Untuk dua titik lainnya proses pembangunan terus berjalan dan kami optimistis segera selesai sehingga seluruh penerima manfaat dapat menikmati layanan air bersih,” kata Mamat, Selasa (14/7/2026).

Sebelumnya, warga Desa Pasirpanjang menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak saat musim kemarau. Penurunan debit mata air membuat banyak keluarga harus membeli air bersih dengan biaya yang cukup besar, kondisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi beban ekonomi masyarakat.

Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, setiap rumah penerima manfaat akan memperoleh sambungan keran air sehingga akses terhadap air bersih menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Mamat menilai pembangunan SAB merupakan investasi sosial yang tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas itu dapat mengurangi beban pengeluaran warga sekaligus menjamin ketersediaan air bersih saat musim kemarau.

“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Pasirpanjang, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sukabumi Bapak Asep Japar serta Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi beserta jajarannya. Bantuan pembangunan sarana air bersih ini sangat berarti karena mampu mengurangi kesulitan masyarakat memperoleh air bersih saat musim kemarau,” ujarnya.

Untuk menjamin keberlanjutan layanan, pemerintah desa akan membentuk pengurus melalui musyawarah desa yang bertugas mengelola operasional dan pemeliharaan sistem air bersih. Warga juga menyepakati iuran sebesar Rp4.000 per meter kubik yang akan digunakan untuk biaya listrik pompa, operasional harian, dan perawatan jaringan perpipaan.

Setiap pembangunan SAB dikerjakan oleh pihak ketiga dengan dukungan anggaran APBD Kabupaten Sukabumi senilai lebih dari Rp390 juta per lokasi. Kehadiran tiga fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat akses air bersih, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta mendukung pembangunan permukiman yang layak di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan
Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030
Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar
Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang
Sukabumi Pertahankan WTP ke-12, Disperkim Dorong Akuntabilitas Jadi Penggerak Pembangunan Daerah
Proyek Jembatan Leuwidinding Jadi Prioritas, Disperkim Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disperkim Sukabumi Tekankan Peran Permukiman Hadapi Krisis Iklim
Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Bappenas, Disperkim Dorong Percepatan Permukiman Layak dan Berkelanjutan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:37 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Bangun Drainase di Warnasari, Cegah Genangan dan Banjir Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 - 16:25 WIB

Disperkim Kabupaten Sukabumi Targetkan 360 Hektare Kawasan Kumuh Tuntas pada 2030

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sendi Apriadi Dukung Pembinaan Atlet Tarung Derajat Sukabumi Jelang Porda Jabar

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29 WIB

Disperkim Sukabumi Bangun 3 Sarana Air Bersih di Desa Pasirpanjang untuk Atasi Krisis Air

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:34 WIB

Wabup Sukabumi Andreas Hadiri Rakor Nasional Penanganan Sampah dan Kemarau Panjang

Berita Terbaru