Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

- Admin

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Festival Kopi Sukabumi II menjadi momentum menguatkan kembali kopi Sukabumi sebagai “black gold” sekaligus mendukung petani dan IKM lokal. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Festival Kopi Sukabumi II menjadi momentum menguatkan kembali kopi Sukabumi sebagai “black gold” sekaligus mendukung petani dan IKM lokal. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS — Bupati Sukabumi H. Asep Japar ingin mengukuhkan kembali citra kopi Sukabumi sebagai black gold atau emas hitam. Sebutan tersebut telah melekat pada kopi asal Kabupaten Sukabumi sejak zaman kolonial dan menjadi bagian dari sejarah panjang perkebunan kopi di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Asep saat membuka Festival Kopi Sukabumi II di Bumi Mandiri Center, Kecamatan Kadudampit, Kamis (3/9/2026).

“Sejarah mencatat, Sukabumi memiliki jejak historis di industri kopi. Biji kopi Sukabumi dikenal luas sebagai black gold. Ini merupakan warisan dan tolok ukur mutu yang tinggi,” ujar Asep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, upaya mengembalikan kejayaan kopi Sukabumi bukan sekadar impian. Kabupaten Sukabumi memiliki potensi agraria berupa lahan perkebunan kopi yang luas dan tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit, hingga Kabandungan.

Asep mengatakan, sejumlah lahan perkebunan yang saat ini terbengkalai dapat dikerjasamakan dengan petani kopi untuk meningkatkan produksi.

“Kabupaten Sukabumi memiliki lahan perkebunan yang terbengkalai, ini bisa dikerjasamakan dengan petani kopi. Sehingga produksi kopi di Sukabumi semakin melimpah,” ucapnya.

Ia menilai Festival Kopi Sukabumi menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendukung petani serta industri kecil dan menengah (IKM) pengolah kopi. Dukungan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas sekaligus mendorong inovasi produk kopi lokal.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung petani dan IKM pengolah kopi semakin baik kualitas dan inovasinya. Salah satu bentuk dukungannya dengan penyerapan dan pembelian kopi asli Sukabumi,” ungkapnya.

Asep juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk mengutamakan kopi Sukabumi dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Ia meminta kopi lokal disajikan dalam rapat, jamuan tamu, hingga dijadikan bingkisan bagi tamu dari luar daerah.

“Perangkat daerah hingga BUMD, marilah kita beli dan konsumsi kopi asli Sukabumi. Baik untuk konsumsi pribadi, rapat, ataupun jamuan tamu. Kita dukung petani kita dengan membeli dan mengonsumsinya,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi Dani Tarsoni mengatakan, sejumlah gagasan Bupati Sukabumi telah diwujudkan melalui Festival Kopi Sukabumi II.

Festival yang berlangsung selama dua hari, 3–4 September 2026, tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari talkshow hingga workshop mengenai kopi.

“Selain itu, terdapat pula lomba cupping kopi Arabika fullwash, Arabika natural, dan natural. Ini merupakan langkah bersama untuk membangun ekosistem perkopian di Sukabumi. Makanya kami menampilkan juri dan narasumber ahli perkopian,” terang Dani.

Kegiatan tersebut juga diikuti IKM kopi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Para pelaku usaha menghadirkan beragam produk kopi terbaik dari wilayah masing-masing.

“Ada sekitar 30 IKM yang terlibat di acara yang merupakan rangkaian dari Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tahun ini,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sukabumi Susun RDTR Cicurug dan Sukaraja, Sekda: Perkuat Pemetaan Wilayah dan Ekosistem Investasi
Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya
Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud
242 Mahasiswa STAI Palabuhanratu Diwisuda, Sekda Tekankan Pentingnya Kompetensi, Integritas dan Akhlak
Wabup Hadiri Pesta Siaga Kwartir Ranting Kecamatan Cidahu Tahun 2026
Pemkab Sukabumi Lakukan Langkah Proaktif Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug
TP PKK Kecamatan Dilantik, Bupati Sukabumi Tekankan Penguatan Koordinasi dan Kepekaan terhadap Masalah Wilayah
Rapat Paripurna DPRD Sukabumi, Wakil Bupati Bacakan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Pemkab Sukabumi Susun RDTR Cicurug dan Sukaraja, Sekda: Perkuat Pemetaan Wilayah dan Ekosistem Investasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Seren Taun ke-658 Kasepuhan Gelar Alam, Bupati Sukabumi: Bukti Keteguhan Melestarikan Warisan Budaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Buka PBAK Universitas Madani Nusantara, Bupati Optimis Sukabumi Mubarakah Bisa Terwujud

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:50 WIB

242 Mahasiswa STAI Palabuhanratu Diwisuda, Sekda Tekankan Pentingnya Kompetensi, Integritas dan Akhlak

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Wabup Hadiri Pesta Siaga Kwartir Ranting Kecamatan Cidahu Tahun 2026

Berita Terbaru