Program Parkir Wisata SOMEAH Diluncurkan, Sukabumi Benahi Layanan Parkir di Destinasi Wisata

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Program Parkir Wisata SOMEAH resmi diluncurkan untuk mewujudkan layanan parkir wisata yang tertib, aman, dan transparan di Kabupaten Sukabumi. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Program Parkir Wisata SOMEAH resmi diluncurkan untuk mewujudkan layanan parkir wisata yang tertib, aman, dan transparan di Kabupaten Sukabumi. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata resmi meluncurkan Program Parkir Wisata SOMEAH (Sopan, aMan, Endah, dan berkAH) sebagai langkah pembenahan sistem parkir di kawasan wisata, khususnya di pesisir selatan. Program ini diharapkan mampu menciptakan layanan parkir yang lebih tertib, transparan, dan profesional sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Peluncuran Program Parkir Wisata SOMEAH dilakukan oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas di kawasan Pantai Istana Presiden (IP) Citepus, Palabuhanratu, pada Senin (3/8/2026). Sebanyak 13 destinasi wisata ditetapkan sebagai proyek percontohan dari total 58 destinasi wisata di kawasan pesisir selatan sebelum diterapkan secara bertahap di seluruh lokasi.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, pengelola destinasi wisata, serta para pelaku usaha pariwisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Andreas menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada wisatawan dimulai sejak mereka memasuki kawasan wisata, termasuk melalui tata kelola parkir yang baik.

«”Parkir bukan sekadar tempat kendaraan berhenti, melainkan gerbang pertama pelayanan wisata. Karena itu pengelolaannya harus legal, tertib, profesional, dan amanah,” ujarnya.»

Melalui program tersebut, seluruh pengelola parkir diwajibkan mematuhi ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Petugas parkir harus memiliki izin resmi, mengenakan atribut, memberikan karcis parkir, menerapkan tarif sesuai ketentuan, serta menjamin keamanan kendaraan pengunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan pembenahan sistem parkir merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan citra pariwisata Sukabumi. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, program ini juga ditujukan untuk menghilangkan praktik pungutan liar yang masih ditemukan di sejumlah destinasi wisata.

Menurutnya, 13 lokasi yang menjadi proyek percontohan akan dijadikan acuan sebelum sistem serupa diterapkan di 45 destinasi wisata lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi, Herdy Soemantri, menyebut Program Parkir Wisata SOMEAH juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan retribusi parkir yang lebih tertib dan akuntabel.

Ia menambahkan, peningkatan PAD tidak hanya berasal dari retribusi parkir, tetapi juga dari tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, seperti usaha kuliner dan sektor pendukung pariwisata lainnya.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah, tarif parkir dalam Program Parkir Wisata SOMEAH ditetapkan sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor, Rp3.000 untuk mobil pribadi dan pikap, Rp5.000 untuk mikrobus, serta Rp10.000 bagi bus besar dan truk dua sumbu.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda turut menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan parkir kepada perwakilan pengelola kawasan wisata sebagai tanda dimulainya implementasi program.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Hari Anak Nasional, Bupati Sukabumi Lantik Forum Anak Daerah Periode 2026-2028
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Groundbreaking Jembatan Leuwidinding, Bupati Sukabumi: Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan
Wisuda ke-16 Universitas Nusa Putra, Bupati Sukabumi Minta Lulusan Manfaatkan Ilmu di Tengah Masyarakat
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:40 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 14 September 2026 - 17:46 WIB

Hari Anak Nasional, Bupati Sukabumi Lantik Forum Anak Daerah Periode 2026-2028

Senin, 7 September 2026 - 16:43 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Minggu, 6 September 2026 - 14:58 WIB

Groundbreaking Jembatan Leuwidinding, Bupati Sukabumi: Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:56 WIB

Wisuda ke-16 Universitas Nusa Putra, Bupati Sukabumi Minta Lulusan Manfaatkan Ilmu di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:40 WIB