Tangisan Bocah Ini Bikin Warganet Tersentuh, Ternyata Ayahnya Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam

- Admin

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Video tangisan anak korban pengeroyokan di Bali viral, polisi selidiki dua dugaan tindak pidana. | Gambar: Ilustrasi AI

Video tangisan anak korban pengeroyokan di Bali viral, polisi selidiki dua dugaan tindak pidana. | Gambar: Ilustrasi AI

KumpalanNEWS – Video yang memperlihatkan seorang anak perempuan menangis histeris saat jenazah ayahnya tiba di rumah duka viral di media sosial dan memicu gelombang simpati publik.

Di balik video tersebut, kepolisian kini tengah menyelidiki dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni dugaan pencurian ayam aduan dan pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria berinisial KD meninggal dunia di Kabupaten Tabanan, Bali.

Peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026 sekitar pukul 01.30 WITA. KD diduga kepergok hendak mencuri ayam aduan milik seorang warga sebelum akhirnya dikejar dan menjadi sasaran amuk massa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Baturiti Kompol Nyoman Darsana menegaskan penyidik saat ini menangani dua perkara dalam satu rangkaian kejadian tersebut.

“Penyidik menangani dua dugaan tindak pidana sekaligus, ada dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia,” ujar Nyoman Darsana.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani menjelaskan warga diduga terpancing emosi karena wilayah tersebut belakangan kerap mengalami kehilangan ayam aduan. Akibatnya, terduga pelaku menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal di lokasi kejadian.

Selain melakukan pengeroyokan, massa juga diduga membakar sepeda motor milik korban hingga hangus. Dalam video lain yang beredar di media sosial, korban yang sudah tidak berdaya juga tampak diseret di jalan oleh sejumlah warga.

Saat petugas tiba di lokasi kejadian, korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, di antaranya sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, uang tunai, serta seekor ayam. Aparat juga masih mendalami informasi terkait dugaan maraknya kasus pencurian ayam aduan di wilayah tersebut.

Sementara itu, video yang diunggah akun Instagram @infojawabarat pada Minggu, 26 Juli 2026, memperlihatkan momen pilu ketika anak korban menangis sambil memanggil ayahnya saat jenazah tiba di rumah duka. Tayangan tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Sebagian besar warganet menyayangkan aksi main hakim sendiri yang berujung hilangnya nyawa seseorang. Mereka menilai dugaan tindak pidana seharusnya diserahkan kepada aparat penegak hukum agar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga kini, kepolisian masih terus mengusut seluruh rangkaian peristiwa, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya
Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru