kumpalanNEWS – Setelah lebih dari 10 tahun tidak dilaksanakan, pelatihan penyegaran Metode Iqro bagi guru-guru lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Palabuhanratu kembali digelar.
Kegiatan yang diikuti 44 peserta tersebut berlangsung di Masjid Agung Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/7/2026).
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Kecamatan Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (DPK FKPQ) Kecamatan Palabuhanratu sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru PAUDQU, TKQ, TPQ, dan TQA dalam penguatan kurikulum, administrasi sekolah, serta metode pembelajaran Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPK FKPQ Kecamatan Palabuhanratu, Abdul Rahman, S.Pd, menjelaskan kegiatan tersebut terlaksana setelah banyaknya permintaan dari kepala sekolah dan para guru yang menginginkan penyegaran materi Metode Iqro.
Menurutnya, pelatihan serupa sudah cukup lama tidak dilaksanakan, bahkan telah lebih dari satu dekade. Selain untuk menyegarkan kembali pemahaman para guru, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi tenaga pendidik baru di lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Abdul Rahman mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu program kepengurusan DPK FKPQ Kecamatan Palabuhanratu yang baru terbentuk pada 2026.
Ke depan, pihaknya juga berencana menghadirkan berbagai program peningkatan kapasitas guru lainnya, seperti pelatihan kurikulum dan operator lembaga.
Sebanyak 44 peserta mengikuti kegiatan tersebut. “Mayoritas berasal dari Kecamatan Palabuhanratu, sementara dua peserta lainnya berasal dari Kecamatan Simpenan,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Yana, S.Pd., M.Pd selaku pemateri menyampaikan materi mengenai penguatan kurikulum PAUDqu, administrasi sekolah, serta tata tertib lembaga pendidikan.
Ia menilai administrasi sekolah menjadi salah satu aspek yang paling penting untuk diperkuat, terutama pada awal tahun ajaran baru ketika pendataan siswa dan berbagai dokumen administrasi harus segera diselesaikan.
Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan menyegarkan kembali pemahaman para guru mengenai kurikulum serta metode pembelajaran agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif.
Yana juga mengungkapkan tantangan yang masih dihadapi para guru, di antaranya penguasaan materi serta kemampuan menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakter peserta didik yang beragam.
“Intinya adalah sekolah dijadikan rumah kedua bagi guru ataupun siswa,” ujar Yana.
Melalui pelatihan ini, DPK FKPQ Kecamatan Palabuhanratu berharap kualitas pembelajaran di lembaga PAUDqu, TKQ, TPQ, dan TQA semakin meningkat sehingga mampu melahirkan generasi Qurani yang berkualitas.***








Komentar