kumpalanNEWS – Di tengah sorotan publik terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) usai munculnya kritik mengenai mentalitas birokrasi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan pesan apresiasi dan penyemangat kepada jutaan ASN di seluruh Indonesia.
Pesan tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi masing-masing pada Sabtu (18/7/2026). Keduanya menekankan bahwa pengabdian ASN merupakan fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik dan memastikan negara hadir di tengah masyarakat.
Melalui akun Instagram @menpanrb, Rini Widyantini membagikan surat tulisan tangan berwarna hijau yang ditujukan kepada seluruh ASN. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada para aparatur yang setiap hari menjalankan tugas melayani masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rini mengungkapkan bahwa para ASN menjalankan amanah sebagai pelayan publik dengan berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga tingginya ekspektasi masyarakat. Menurutnya, dedikasi tersebut merupakan bagian penting dari wajah negara yang bekerja untuk rakyat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh ASN terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
“Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati,” tulis Rini dalam pesannya.
Sementara itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa jutaan ASN bekerja di berbagai sektor untuk memastikan pelayanan negara tetap berjalan. Mulai dari sekolah, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan hingga lapangan, menurutnya seluruh ASN memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.
Ia juga menilai bahwa pengabdian ASN merupakan bentuk nyata kecintaan kepada Indonesia.
“6,7 juta ASN adalah 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” ujar Zudan melalui unggahan di akun Instagram @profzudan.
Unggahan kedua pejabat tersebut muncul setelah pernyataan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menjadi perhatian publik. Dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, LAN dan sejumlah lembaga pada 15 Juli 2026, Rifqi mendorong peningkatan key performance indicator (KPI) bagi ASN, baik PNS maupun PPPK, agar kualitas birokrasi semakin kompetitif.
Ia juga menilai masih terdapat tantangan dalam aspek budaya kerja dan daya saing ASN dibandingkan sektor swasta.
“Coba kita pikirin deh di swasta orang bisa kompetitif kok pegawai Negeri ASN enggak bisa kompetitif. Ekosistem digitalnya belum berubah, mentalitas sumber daya manusianya nggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi,” kata Rifqi dalam rapat kerja tersebut.***








Komentar