Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

- Admin

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Anies kritik vonis Tom Lembong, sebut keadilan belum selesai. | Instagram/aniesbaswedan

Anies kritik vonis Tom Lembong, sebut keadilan belum selesai. | Instagram/aniesbaswedan

KumpalanNEWS — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan kekecewaannya terhadap vonis terhadap Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong dalam kasus korupsi importasi gula. Vonis 4 tahun 6 bulan penjara dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Jumat, 18 Juli 2025.

Dalam keterangannya, Anies menilai putusan itu mencerminkan lemahnya sistem peradilan di Indonesia. Ia menyoroti bahwa demokrasi di tanah air masih belum kokoh dan keadilan belum benar-benar ditegakkan.

“Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri,” ujar Anies.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia turut mengkritisi proses hukum yang dijalani Tom Lembong, menyebut banyak kejanggalan yang terabaikan oleh pengadilan. Menurutnya, fakta-fakta yang muncul dalam persidangan seharusnya memperkuat posisi Tom, namun tidak mendapatkan perhatian yang semestinya.

“Berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan,” tegasnya.

Anies bahkan mengajak publik untuk merenungkan kondisi hukum di Indonesia, mempertanyakan nasib masyarakat biasa jika tokoh seperti Tom saja bisa mendapat putusan tanpa kejelasan fakta hukum.

Meski demikian, Anies memastikan bahwa perjuangan hukum Tom Lembong belum berakhir. Ia menyebut tim kuasa hukum tengah mempertimbangkan upaya hukum lanjutan dan menegaskan bahwa Tom tidak akan menghadapi proses ini sendirian.

“Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian,” tutup Anies.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat
Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya
Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030
Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:35 WIB

Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:13 WIB

‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:07 WIB

Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya

Berita Terbaru