Didampingi Menteri ESDM, Gubernur Pastikan Tambang Nikel di Pulau Gag Sesuai Aturan

- Admin

Minggu, 8 Juni 2025 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Elisa Kambu pastikan Pulau Gag tak tercemar tambang nikel usai tinjauan langsung. | instagram/elisa.kambu_official

Elisa Kambu pastikan Pulau Gag tak tercemar tambang nikel usai tinjauan langsung. | instagram/elisa.kambu_official

KumpalanNEWS – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, secara tegas membantah tudingan kerusakan lingkungan di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, yang dikaitkan dengan aktivitas pertambangan nikel oleh PT Gag Nikel.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kambu dalam konferensi pers yang digelar usai kunjungan lapangan bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pada Sabtu, 7 Juni 2025.

“Dari hasil tinjauan, kondisi perairan di Pulau Gag terlihat jernih dan tidak menunjukkan tanda-tanda pencemaran sebagaimana yang beredar dalam video viral,” ujar Kambu kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa warna laut yang terekam dalam video—yang tampak cokelat keruh—tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurutnya, kegiatan pertambangan yang berlangsung di kawasan tersebut telah mengikuti ketentuan hukum dan regulasi lingkungan yang berlaku. Ia juga menekankan bahwa perusahaan telah melakukan kewajibannya, termasuk upaya reboisasi dan reklamasi.

“Proses eksplorasi, reboisasi, hingga reklamasi telah dilaksanakan dengan baik oleh perusahaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kambu menyatakan bahwa video yang beredar tidak berasal dari Pulau Gag dan menyebut narasi kerusakan lingkungan itu sebagai informasi palsu.

“Jadi, pemberitaan itu adalah hoaks. Video itu bukan dari Pulau Gag. Kita tidak tahu diambil dari mana,” tegasnya.

Gubernur pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menegaskan pentingnya kunjungan langsung dalam memastikan kebenaran isu lingkungan.

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru