Demokrasi atau Penghinaan? Jokowi Sindir Keras Meme Viral Buatan Mahasiswi ITB!

- Admin

Kamis, 15 Mei 2025 - 16:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Jokowi nilai meme ciuman dengan Prabowo kelewat batas. | Instagram/jokowi

Jokowi nilai meme ciuman dengan Prabowo kelewat batas. | Instagram/jokowi

KumpalanNEWS – Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara soal viralnya meme yang menampilkan dirinya bersama Presiden Prabowo Subianto. Gambar yang beredar luas di media sosial itu menunjukkan keduanya dalam pose berciuman, dan disebut-sebut hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Pelaku yang diduga membuat meme tersebut adalah SSS, mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Kontroversi tak hanya muncul karena konten yang dianggap sensitif, namun juga karena status hukum SSS yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam pernyataannya di Solo pada Rabu (14/5/2025), Jokowi mengaku memahami bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk dari kebebasan berekspresi dalam era digital. Namun ia menilai bahwa kebebasan tersebut sudah melampaui batas yang wajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya itu bentuk berdemokrasi di era digital, tapi menurut saya itu sudah kebablasan, sudah kebangetan,” ujarnya kepada wartawan.

Jokowi menegaskan bahwa demokrasi tetap memiliki batasan, dan kebebasan berpendapat tidak berarti bisa dilakukan tanpa mempertimbangkan dampaknya.

“Itu menjadi peringatan bagi kita semua. Demokrasi jangan diartikan apa-apa boleh. Ada batasnya,” tambahnya.

SSS dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), termasuk Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1), serta Pasal 51 ayat (1) jo Pasal 35 UU No. 1 Tahun 2024—perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, SSS mendapat penangguhan penahanan dari Bareskrim Polri dengan pertimbangan statusnya sebagai mahasiswi aktif yang masih menjalani perkuliahan.

Pihak ITB menyatakan akan memberikan pembinaan kepada SSS, mencakup aspek akademik maupun pengembangan karakter.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya
Tangisan Bocah Ini Bikin Warganet Tersentuh, Ternyata Ayahnya Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam
Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya
Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?
Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Senin, 27 Juli 2026 - 21:10 WIB

Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:56 WIB

Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:40 WIB

Tangisan Bocah Ini Bikin Warganet Tersentuh, Ternyata Ayahnya Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:02 WIB

Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya

Berita Terbaru