Viral Debat Wisuda, Kepala Sekolah Beberkan Latar Belakang Ekonomi Aura Cinta

- Admin

Rabu, 30 April 2025 - 17:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Aura Cinta daftar lewat jalur tak mampu, guru sekolah buka identitas ke Dedi Mulyadi. | YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel

Aura Cinta daftar lewat jalur tak mampu, guru sekolah buka identitas ke Dedi Mulyadi. | YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel

KumpalanNEWS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggelar perbincangan dengan Kepala Sekolah SMAN 1 Cikarang Utara, Didi Rosidi, menyusul polemik yang menyeret nama salah satu alumni sekolah tersebut, Aura Cinta. Perdebatan antara Aura dan Dedi soal kebijakan penghapusan wisuda SMA sebelumnya sempat viral di media sosial.

Dalam percakapan yang ditayangkan di kanal YouTube Dedi Mulyadi pada Selasa, 29 April 2025, Dedi mempertanyakan latar belakang ekonomi Aura Cinta yang dalam perdebatan sebelumnya mengaku berasal dari keluarga miskin.

Didi Rosidi pun mengungkap bahwa nama lengkap Aura adalah Egalita Aurelia Devi Artamevia. Ia membenarkan bahwa siswi tersebut merupakan salah satu penerima afirmasi pendidikan dan masuk melalui jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia (Aura Cinta) masuk melalui jalur SKTM, waktu itu masuk kategori keluarga tidak mampu,” ungkap Didi.

Lebih lanjut, Dedi juga menyinggung soal tradisi wisuda di sekolah tersebut. Didi menjelaskan bahwa kegiatan pelepasan siswa sempat dilakukan dengan biaya sekitar Rp400 ribu, namun dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak dibiayai sekolah.

Isu ini mencuat usai debat publik antara Aura Cinta dan Dedi Mulyadi terkait pembatalan tradisi wisuda yang dinilai memberatkan sebagian orang tua murid.

Debat tersebut memicu perbincangan nasional, terutama soal akses dan keadilan dalam sistem pendidikan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru