Viral Dugaan Pemerkosaan di RSHS, Polda Jabar Tahan PPDS Unpad Spesialis Anestesi

- Admin

Rabu, 9 April 2025 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

PPDS Unpad ditahan atas dugaan pemerkosaan di RSHS, viral usai unggahan medsos. | Instagram.com/@ppdsgramm - Dok. Kemenkes RSHS Bandung

PPDS Unpad ditahan atas dugaan pemerkosaan di RSHS, viral usai unggahan medsos. | Instagram.com/@ppdsgramm - Dok. Kemenkes RSHS Bandung

KumpalanNEWS – Jagat media sosial dihebohkan oleh viralnya informasi mengenai dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad).

Terduga pelaku disebut-sebut membius dan memperkosa keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Perkembangan terbaru, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) telah menetapkan satu orang tersangka berinisial PAP (31), yang merupakan peserta PPDS spesialis anestesi, dan resmi menahannya sejak 23 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, membenarkan bahwa penyidikan kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh pihaknya.

“Iya, kita tangani kasusnya. Sudah ditahan tanggal 23 Maret tersangkanya,” ujar Surawan saat diwawancara di Bandung, Rabu, 9 April 2025.

Surawan menjelaskan bahwa peristiwa dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi di lingkungan RSHS Bandung pada pertengahan Maret lalu.

“Pelakunya satu orang, umur 31 tahun, merupakan spesialis anestesi,” lanjutnya.

Sebelumnya, publik mulai ramai membicarakan kasus ini setelah unggahan di akun Instagram @ppdsgramm menyebar luas.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa terdapat dua residen anestesi yang diduga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap penunggu pasien menggunakan obat bius.

“Assalamualaikum dok. Izin saya mendapat informasi bahwa ada 2 Residen Anestesi PPDS melakukan pemerkosaan kepada penunggu pasien dengan menggunakan obat bius,” tulis akun tersebut pada Selasa, 8 April 2025.

Lebih lanjut, unggahan itu juga menyebut adanya bukti CCTV yang merekam kejadian tersebut, dan bahwa pihak keluarga korban telah menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan.

“Terdapat bukti CCTV lengkap, keluarga pasien menuntut secara hukum kepada 2 Residen,” tambahnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru