Viral Jual Uang Baru Rp2 Miliar di TikTok, BI Tekankan Risiko Penipuan

- Admin

Rabu, 26 Maret 2025 - 18:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

BI imbau masyarakat tukar uang baru hanya di jalur resmi demi keamanan dan keaslian. | TikTok.com/rama.wildan

BI imbau masyarakat tukar uang baru hanya di jalur resmi demi keamanan dan keaslian. | TikTok.com/rama.wildan

KumpalanNEWS – Viral video yang memperlihatkan tumpukan uang baru senilai Rp2 miliar milik seorang pria bernama Wildan yang ditawarkan melalui TikTok menuai beragam reaksi.

Bank Indonesia (BI) pun angkat bicara dan mengimbau masyarakat untuk menukar uang baru hanya melalui layanan resmi guna memastikan keamanan serta keasliannya.

Dalam pernyataannya pada Selasa, 25 Maret 2025, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Anwar Bashori, menegaskan bahwa penukaran uang di luar jalur resmi berpotensi merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penukaran uang Rupiah melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi BI dan perbankan memiliki risiko bagi masyarakat, di antaranya tidak terjamin keasliannya, sulit dipastikan akurasi jumlahnya, hingga rawan penipuan,” ujar Anwar.

Ia juga menegaskan bahwa BI tidak memberikan jalur khusus bagi pihak swasta dalam layanan penukaran uang Rupiah.

Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk menukar uang baru melalui mekanisme yang telah disediakan BI, termasuk melalui aplikasi PINTAR dalam program SERAMBI 2025.

Anwar menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi PINTAR bertujuan meningkatkan kepastian layanan, mengurangi antrean di lokasi penukaran, serta memastikan distribusi uang secara merata di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyoroti maraknya praktik jual beli uang baru menjelang Lebaran. Menurutnya, uang Rupiah seharusnya tidak diperlakukan sebagai komoditas dagang.

“Uang Rupiah adalah simbol kedaulatan negara yang wajib dijunjung tinggi dan sepatutnya diperlakukan dengan baik,” tegasnya.

BI berkomitmen meningkatkan layanan penukaran uang bagi masyarakat dengan memperluas kerja sama melalui program Sentra Kas Mitra (SKM) dan Mitra Layanan (MILA).

Selain itu, BI juga mengoperasikan layanan kas keliling di beberapa titik strategis agar masyarakat dapat menukar uang dengan lebih mudah dan tanpa biaya tambahan.

“Dengan layanan kas keliling BI, masyarakat dapat menukar uang Rupiah pecahan kecil dengan aman dan nyaman tanpa biaya apapun,” jelas Anwar.

Meskipun pemeriksaan kepolisian tidak menemukan indikasi pemalsuan pada uang Wildan, BI tetap mengingatkan masyarakat bahwa menukar uang di luar jalur resmi memiliki risiko tersendiri.

Oleh karena itu, masyarakat disarankan memanfaatkan layanan resmi BI dan perbankan untuk menghindari risiko keuangan yang tidak diinginkan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru