BPOM Cabut Izin Edar Sejumlah ASI Booster, Ini Temuan dan Sanksinya

- Admin

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ilustrasi BPOM cabut izin edar sejumlah produk ASI Booster karena pelanggaran label dan promosi. | Greepik/karlyukav

Ilustrasi BPOM cabut izin edar sejumlah produk ASI Booster karena pelanggaran label dan promosi. | Greepik/karlyukav

KumpalanNEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia secara resmi mencabut izin edar beberapa produk pelancar ASI atau ASI Booster.

Keputusan ini diambil setelah BPOM melakukan uji laboratorium dan menemukan pelanggaran terhadap ketentuan label dan promosi produk.

Hasil Pengawasan BPOM

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resminya, BPOM menyatakan telah menguji tiga produk yang banyak beredar di kalangan ibu menyusui, yakni Momsy, Mama Bear, dan Mom Uung.

Berdasarkan data registrasi, hanya Mom Uung yang terdaftar sebagai minuman khusus ibu menyusui, sedangkan dua produk lainnya merupakan minuman serbuk biasa.

Meskipun ketiga produk ini tidak mengandung pemanis buatan dalam komposisinya, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa Momsy Almond Mix Minuman Berperisa Rasa Strawberry (MD 073182000600279) mengandung pemanis buatan sukralosa

Sementara itu, Mama Bear Almond Mix Minuman Berperisa Rasa Taro (MD 867013015799) dan Mom Uung Mylkflow Minuman Berperisa Rasa Vanilla (MD 867010156064) tidak terdeteksi mengandung sukralosa.

Pelanggaran Label dan Promosi

Selain temuan dalam uji laboratorium, BPOM juga menemukan pelanggaran dalam klaim label dan promosi produk, antara lain:

Momsy mencantumkan klaim “ASI Booster” yang tidak sesuai dengan label yang disetujui.

Mom Uung mencantumkan klaim “Minuman Khusus Ibu Hamil & Menyusui” serta klaim zat gizi yang tidak sesuai dengan regulasi.

Mama Bear mencantumkan informasi yang tidak sesuai dengan label yang telah disetujui BPOM.

Ketiga produk ini juga menggunakan klaim promosi seperti “Susu pelancar ASI” yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sanksi BPOM

Sebagai tindak lanjut, BPOM telah memberikan sanksi berupa:

1. Pembatalan izin edar produk yang tidak memenuhi ketentuan.

2. Penghentian produksi dan distribusi, termasuk penjualan daring serta perintah penarikan produk dari pasaran.

3. Peringatan dan larangan terhadap iklan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

BPOM juga menginstruksikan seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di Indonesia untuk mengawasi proses penarikan produk dari peredaran.

Alternatif ASI Booster Alami

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 75% ibu mulai menyusui bayinya setelah melahirkan, namun banyak yang berhenti dalam beberapa bulan pertama karena kekhawatiran tentang produksi ASI yang kurang. Padahal, sebagian besar ibu sebenarnya memiliki produksi ASI yang cukup.

Jika diperlukan, beberapa metode alami yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI antara lain:

Menyusui lebih sering – Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang diproduksi.

Memompa di antara sesi menyusui – Membantu menjaga dan meningkatkan suplai ASI.

Menyusui dari kedua sisi – Memberikan stimulasi lebih optimal pada kelenjar susu.

Konsumsi makanan tertentu – Beberapa bahan alami seperti bawang putih, jahe, fenugreek, adas, ragi bir, alfalfa, dan spirulina dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI.

Selain faktor nutrisi dan teknik menyusui, menjaga kebahagiaan ibu juga berperan penting dalam kelancaran produksi ASI. Hormon oksitosin yang dihasilkan saat ibu merasa bahagia dapat membantu refleks letdown dan memperlancar ASI.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya
Tangisan Bocah Ini Bikin Warganet Tersentuh, Ternyata Ayahnya Tewas Usai Diduga Mencuri Ayam
Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya
Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Senin, 27 Juli 2026 - 21:10 WIB

Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:56 WIB

Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Berita Terbaru