Stok Daging Menumpuk saat Munggahan, Pedagang Palabuhanratu: Ini di Luar Dugaan!

- Admin

Senin, 11 Maret 2024 - 22:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KumpalanNEWS – Pedagang daging sapi pasar semi modern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, keheranan dengan situasi munggahan kali ini.

Biasanya beberapa hari menjelang bulan Puasa, masyarakat membanjiri pasar untuk membeli kebutuhan pokok sebagai persiapan menghadapi Bulan Ramadhan.

Namun di Tahun ini sangat berbeda, daya beli masyarakat sepertinya menurun dan kunjungan masyarakat ke pasar sangat sedikit, sehingga stok barang para pedagang masih menumpuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kang, lihat daging masih menumpuk. Biasanya besok mau puasa, yang beli banyak, tapi sekarang malah sepi,” ujar Idan salah satu pedagan daging sapi, Senin, 11 Maret 2024.

Di tempat yang sama, petugas pencatat sembako dari UPT Pasar Palabuhanratu, Maulana, membenarkan hal tersebut.

“Sekarang berbeda daripada tahun kebelakang, kaya semacam tahun 2022 masih rame, tahun 2023 kemarin masih rame mending. Sekarang itu, biasanya menjelang munggahan itu rame, sekarang mah sepi kang,” katanya.

Disamping itu, harga daging sudah terjadi kenaikan pada minggu kemarin dan hari ini. Hal tersebut dianggap wajar karena sudah menjadi tradisi munggahan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

“Adapun keramaian itu Minggu kemarin, dan ini terjadi pas munggahan itu, pembeli itu dampaknya luar biasa gitu. Pada kasihan masih menumpuk juga, dagingnya masih pada banyak, diluar dugaan kata pedagang juga,” ujar Maulana.

“Petugas pasar, akan terus memantau perkembangan pasar tiap harinya, yang penting stok barang masih aman,” tandasnya.***

(Muri)

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru