Belum Sempat Ijab Kabul, Pria di Palembang Diserang Parang dan Senjata Api

- Admin

Senin, 12 Mei 2025 - 16:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Serangan berdarah saat ijab kabul di Palembang. | Instagram/warungjurnalis

Serangan berdarah saat ijab kabul di Palembang. | Instagram/warungjurnalis

KumpalanNEWS – Insiden penyerangan tragis terjadi saat seorang pria tengah bersiap melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahannya di Jalan Panca Usaha, Palembang, Minggu (11/5/2025).

Calon pengantin bernama Ahmad menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang yang diduga memiliki motif dendam lama.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, terlihat Ahmad mengenakan pakaian pengantin dan hendak memasuki mobil, sebelum tiba-tiba diserang oleh pria yang membawa senjata tajam. Ahmad sempat mencoba menghindar, namun beberapa serangan mengenai tubuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain senjata tajam, dalam video juga terekam seseorang yang mengacungkan senjata api ke udara, memperkeruh situasi.

Korban mengalami luka bacok di kedua tangan, kaki, dan wajah, sebelum akhirnya dilarikan ke IGD RSUD BARI untuk mendapatkan penanganan medis.

“Pelakunya lima orang. Tiga membawa senjata tajam dan satu bawa senjata api,” demikian keterangan dalam unggahan @warungjurnalis.

Ahmad menyebut serangan tersebut kemungkinan berkaitan dengan konflik lama. “Dia dulu nuduh saya cepu. Itu cuma tuduhan, dan kami sempat berkelahi. Kejadiannya dari 2019, baru sekarang dibalas,” ujar Ahmad.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pelaku dan motif penyerangan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru