PDIP Tak Menutup Peluang Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Penjelasan Basarah

- Admin

Sabtu, 5 April 2025 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

PDI-P siap gotong royong bangun bangsa bersama Prabowo. | Rakyat Sultra

PDI-P siap gotong royong bangun bangsa bersama Prabowo. | Rakyat Sultra

KumpalanNEWS – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, disebut membuka ruang untuk menjalin kerja sama politik dengan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP PDI-P, Ahmad Basarah, saat ditemui di Pendopo Hadi Negoro, Blitar, Jawa Timur, pada Jumat, 4 April 2025.

Menurut Basarah, kemungkinan kerja sama ini akan ditentukan langsung oleh Megawati, termasuk formatnya. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut mencerminkan semangat gotong royong sebagaimana nilai-nilai dalam Pancasila.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam konteks pemerintahan Prabowo ini, PDI Perjuangan ingin bergotong royong menyukseskan pembangunan nasional,” ujarnya.

Meski terbuka untuk bekerja sama, Basarah menekankan bahwa hal itu tidak serta merta berarti bergabung dalam koalisi pemerintahan secara formal. Ia menyebut banyak bentuk kerja sama lain yang bisa dilakukan demi menjaga kepentingan bangsa.

“Ada banyak hal yang bisa dikerjasamakan dalam konteks menjaga keselamatan bangsa, kepentingan rakyat, dan kepentingan nasional,” tegasnya.

Menanggapi kekhawatiran soal ketiadaan oposisi jika PDIP masuk dalam pemerintahan, Basarah menyatakan bahwa partainya tidak menggunakan konsep oposisi atau koalisi secara kaku.

Dalam sistem presidensial Indonesia, partai tetap bisa menjalankan fungsi pengawasan melalui kadernya di parlemen.

“Di sana diatur hak-hak parpol di parlemen, seperti menyetujui atau menolak RAPBN, membuat undang-undang bersama pemerintah, dan melakukan pengawasan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan PDI-P menempatkan kader di kabinet Prabowo-Gibran, Basarah menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penuh Ketua Umum Megawati. Ia meyakini komunikasi antara Megawati dan Prabowo tetap terjalin dengan baik.

“Pada intinya, apa pun pola hubungan antara PDI-P dan pemerintahan Prabowo, di atas semua itu hubungan Pak Prabowo dengan Bu Mega sangat baik,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat
Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya
Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030
Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:13 WIB

‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:07 WIB

Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya

Berita Terbaru