174 Sekolah di Kabupaten Sukabumi Terima Bantuan Rehabilitasi, Wamendikdasmen Bahas Penguatan Mutu Pendidikan

- Admin

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

174 sekolah di Sukabumi menerima bantuan rehabilitasi pada 2026 sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

174 sekolah di Sukabumi menerima bantuan rehabilitasi pada 2026 sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan. (Fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Pemerintah Pusat meningkatkan bantuan rehabilitasi sarana pendidikan di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026 menjadi 174 sekolah. Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus memperluas akses layanan pendidikan di daerah.

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, saat menghadiri audiensi dan dialog mengenai kebijakan serta penguatan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Dalam kegiatan itu, Fajar didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan.

Fajar menjelaskan bahwa peningkatan bantuan rehabilitasi sekolah menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

«”Tahun ini bantuan rehabilitasi sekolah untuk Kabupaten Sukabumi meningkat menjadi 174 sekolah. Alokasi terbesar diberikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), yakni sebanyak 93 sekolah,” ujar Fajar Riza Ul Haq.»

Selain peningkatan infrastruktur pendidikan, Fajar juga menyoroti pentingnya penanganan Angka Tidak Sekolah (ATS). Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga masyarakat dengan memanfaatkan pendidikan formal, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), maupun pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ia juga mendorong seluruh sekolah dan tenaga pendidik untuk aktif melakukan pendataan serta mengajak kembali anak-anak yang belum bersekolah agar memperoleh hak atas pendidikan yang layak.

Audiensi tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan sektor pendidikan. Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kepala sekolah, guru, serta pemangku kepentingan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemerataan akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Dalam kesempatan itu, Andreas juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam sektor pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan dan kebijakan yang disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dinas Pendidikan, menurutnya, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan agar berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan secara optimal.

Melalui audiensi dan dialog tersebut, pemerintah berharap sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi semakin kuat sehingga program-program strategis di bidang pendidikan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik
Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat
Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat
Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Disperkim Sukabumi Perkuat Penanganan Hunian Warga Terdampak Bencana
Hari Anak Nasional, Bupati Sukabumi Lantik Forum Anak Daerah Periode 2026-2028
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Groundbreaking Jembatan Leuwidinding, Bupati Sukabumi: Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 17:32 WIB

Pengurus FSKS se-Kabupaten Sukabumi Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dilantik

Selasa, 22 September 2026 - 17:15 WIB

Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Ngalongok Dulur di Lembur, Disperkim Sukabumi Dorong Bantuan Hunian bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 19:40 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:57 WIB

Disperkim Sukabumi Perkuat Penanganan Hunian Warga Terdampak Bencana

Berita Terbaru

Pemkab Sukabumi dan BPJS Kesehatan perkuat kolaborasi untuk jaminan kesehatan masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Pemkab Sukabumi Terus Perkuat Jaminan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:15 WIB

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:40 WIB