Jelang Pulang, PPIH Ingatkan Jemaah Tak Lupa Lapor SPLP dan Jaga Kebugaran

- Admin

Minggu, 15 Juni 2025 - 18:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Suhu ekstrem 46°C, PPIH minta jemaah haji hindari ibadah sunnah demi kesehatan. | Instagram/kemenag.ri

Suhu ekstrem 46°C, PPIH minta jemaah haji hindari ibadah sunnah demi kesehatan. | Instagram/kemenag.ri

KumpalanNEWS – Menjelang fase pemulangan gelombang pertama jemaah haji Indonesia, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengeluarkan imbauan agar para jemaah tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah, mengingat suhu ekstrem yang melanda Kota Makkah.

Dalam keterangan pers yang disampaikan di Makkah pada Sabtu (14/6/2025), Wakil Pengendali Teknis Media Center Haji, Akhmad Fauzin, menyebutkan bahwa suhu di Makkah mencapai 46 derajat Celcius. Kondisi ini berisiko terhadap kesehatan, terutama bagi jemaah lanjut usia dan kelompok rentan.

“Cuaca siang hari di Makkah mencapai 46 derajat Celcius. Kami mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri melakukan ibadah sunnah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzin juga menekankan agar jemaah bijak dalam memilih waktu beribadah, demi menjaga kondisi fisik. “Sebaiknya pilih waktu seperti pagi hari setelah Subuh atau malam hari,” tambahnya.

Di sisi lain, PPIH juga mengingatkan pentingnya pelaporan administratif bagi jemaah yang menggunakan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Jemaah diminta segera melapor saat tiba di bandara Jeddah atau Madinah guna memperlancar proses keimigrasian.

“Proses pelaporan ini penting agar petugas bisa membantu pengesahan SPLP,” jelasnya.

Pada hari yang sama, sebanyak 19 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan pulang ke Indonesia melalui Bandara King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah. Jemaah berasal dari berbagai embarkasi seperti Jakarta, Surabaya, Solo, Makassar, dan Medan.

Mengingat panjangnya proses kepulangan, PPIH menekankan kembali pentingnya menjaga kebugaran selama masa tunggu dan perjalanan pulang.

“Perjalanan pulang membutuhkan waktu yang panjang, maka menjaga kebugaran tubuh sangat penting,” pungkas Fauzin.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru