Pertemuan Prabowo dan Megawati Masih Mungkin, Ganjar: Dinamika Kenegaraan Itu Wajar

- Admin

Minggu, 8 Juni 2025 - 18:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ganjar beri sinyal pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati masih terbuka. | Instagram/ganjar_pranowo

Ganjar beri sinyal pertemuan lanjutan Prabowo dan Megawati masih terbuka. | Instagram/ganjar_pranowo

KumpalanNEWS – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menyampaikan bahwa peluang pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih terbuka.

Pernyataan tersebut disampaikannya dengan nada santai saat dijumpai di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2025).

Ganjar merespons pertanyaan wartawan dengan mengaitkan dinamika politik tersebut pada momen kuliner yang sempat menjadi sorotan publik.
“Mungkin (ada pertemuan lanjutan), karena nasi
gorengnya belum dimakan,” ujarnya sambil tersenyum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau nasi gorengnya sudah dimakan berarti akan ada pertemuan lanjutan,” tambahnya.

Meski begitu, Ganjar mengungkapkan bahwa belum ada jadwal resmi terkait pertemuan susulan antara dua tokoh bangsa itu. Hingga kini, menurutnya, belum terdengar rencana konkret dari kedua belah pihak.

Diketahui, Prabowo dan Megawati terakhir kali bertemu dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pada 2 Juni 2025 di Gedung Pancasila, Jakarta. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menanggapi pertemuan tersebut, Ganjar menilai hal itu merupakan bagian dari dinamika kenegaraan yang wajar terjadi di antara pejabat tinggi negara.

“Menurut saya itu sebuah sunnahtullah saja, pasti akan terjadi. Kebetulan event-nya adalah perayaan Hari Lahir Pancasila,” ucap mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pemimpin nasional demi membangun bangsa. Ganjar berharap pertemuan semacam itu tak hanya menjadi simbol politik, namun mampu menghadirkan semangat persatuan dan kerja sama.

“Kita harapkan tidak cuma sekadar simbol, tapi betul-betul mari kita bersama-sama membangun bangsa,” ujarnya.

“Kita ikuti rel konstitusi, rel regulasi, dan tidak boleh dilupakan, dasar negara,” pungkas Ganjar.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru