Dedi Mulyadi Temui Geng Motor Usai Teror Warga: “Kalian Mau Dibina atau Dibui?”

- Admin

Minggu, 8 Juni 2025 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dedi Mulyadi hadapi geng motor Cirebon, beri pilihan pesantren atau penjara. | instagram/dedimulyadi71

Dedi Mulyadi hadapi geng motor Cirebon, beri pilihan pesantren atau penjara. | instagram/dedimulyadi71

KumpalanNEWS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan ke Polres Cirebon Kota pada Sabtu malam, 7 Juni 2025. Didampingi oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, Dedi menemui sejumlah remaja pelaku geng motor yang telah meresahkan masyarakat di kawasan Blok Tumaritis, Kecamatan Weru, Cirebon.

Dalam pertemuan yang terekam dan diunggah melalui akun Instagram resminya, Dedi terlibat dalam percakapan langsung dengan para pelaku yang sebelumnya ditangkap aparat. Ia menggali lebih dalam alasan mereka terlibat dalam aksi kekerasan dan perusakan rumah warga.

“Janjian berkelahi jam 3 subuh,” jawab seorang pelaku ketika ditanya motif tindakannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi pun menanggapi dengan serius. “Kamu mau ke mana arahnya sekarang? Ditahan, disel? Kamu sudah dewasa,” ucapnya dengan tegas.

Namun, pendekatan Dedi tak hanya berupa teguran. Ia juga menawarkan opsi perbaikan diri dengan memilih pesantren dibanding proses hukum, termasuk kemungkinan dibina di pesantren milik Kapolresta.

“Mau dipesantrenkan atau di pengadilan? Kalau mau pesantren, bisa dibawa ke pesantrennya Bu Kapolresta,” ujarnya.

Bagi mereka yang menunjukkan niat berubah, Dedi bahkan membuka peluang pembinaan lanjutan. “Tapi kamu latihan dulu sama Bu Kapolres,” tambahnya.

Selain berdialog dengan para pelaku, Dedi Mulyadi juga menyempatkan diri mengunjungi rumah warga yang menjadi korban aksi pelemparan. Ia menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak.

Langkah Gubernur ini dinilai sebagai pendekatan humanis dalam menangani kenakalan remaja, dengan mengedepankan pembinaan tanpa mengabaikan penegakan hukum.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru