Tarif Listrik Rumah Tangga 450–900 VA Dipangkas 50 Persen Mulai Juni 2025

- Admin

Sabtu, 24 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diskon listrik kembali digulirkan mulai 5 Juni 2025. | pln.co.id

i

Diskon listrik kembali digulirkan mulai 5 Juni 2025. | pln.co.id

KumpalanNEWS  – Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan akan memberlakukan kembali diskon tarif listrik sebesar 50 persen mulai 5 Juni 2025. Program ini ditujukan untuk pelanggan rumah tangga PLN dengan daya 450 VA dan 900 VA.

Diskon ini merupakan bagian dari paket kebijakan fiskal yang disiapkan guna mendorong daya beli masyarakat menjelang libur sekolah dan pencairan gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan ini akan mengadopsi skema yang mirip dengan program insentif listrik pada Januari–Februari lalu, dengan cakupan penerima yang diperketat.

“(Ketentuannya) kayak sebelumnya ya. Tapi kita turunkan di bawah 1.300 VA,” ujar Airlangga saat diwawancara pada Jumat, 23 Mei 2025.

Dengan penyesuaian ini, pelanggan dengan daya 2.200 VA yang sempat menikmati potongan sebelumnya, tidak lagi masuk dalam daftar penerima.

Airlangga juga menuturkan bahwa insentif ini merupakan salah satu dari enam program utama dalam paket kebijakan fiskal terbaru.

Lima program lainnya meliputi potongan harga tiket pesawat, diskon tarif tol, subsidi motor listrik, bantuan subsidi upah (BSU), bantuan sosial pangan, serta diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Saat ini masing-masing kementerian sedang mempersiapkan regulasinya. Semua akan diluncurkan serentak 5 Juni,” tambahnya.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menegaskan bahwa regulasi teknis ditargetkan rampung sebelum tanggal peluncuran. Ia menyebut program ini diharapkan mampu meningkatkan konsumsi domestik untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai catatan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 tercatat 4,87 persen, dan pemerintah menargetkan bisa mencapai 5 persen pada kuartal II mendatang.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’
Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak
Pemkab Sukabumi dan Bea Cukai Kolaborasi Tindak Rokok Ilegal, Dorong Penerimaan Pajak Daerah
Geopark Ciletuh Mendunia: Evaluator Tiongkok dan Slovenia Apresiasi Kinerja Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 19:55 WIB

Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi

Senin, 10 November 2025 - 14:12 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:05 WIB

Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:26 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:47 WIB

Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:21 WIB

error: Content is protected !!