Fakta Mengejutkan Terungkap! KPAI Soroti Program Pendidikan di Barak TNI, Ini Temuannya!

- Admin

Sabtu, 17 Mei 2025 - 18:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

KPAI soroti siswa tak paham alasan dikirim ke barak TNI. | Instagram.com/@dedimulyadi71

KPAI soroti siswa tak paham alasan dikirim ke barak TNI. | Instagram.com/@dedimulyadi71

CORONG SUKABUMI – Program pendidikan karakter bagi siswa bermasalah di Jawa Barat yang digagas oleh Gubernur Dedi Mulyadi menuai sorotan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Program ini melibatkan pengiriman puluhan siswa ke barak milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai bagian dari upaya pembinaan kedisiplinan.

Sebanyak 30 siswa dari Bandung telah diberangkatkan ke Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) III Siliwangi, Bandung, sejak 5 Mei 2025. Selain itu, 39 siswa lainnya dikirim ke Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Purwakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Komisioner KPAI Jasra Putra menyampaikan kekhawatiran terkait pelaksanaan program tersebut. Dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 16 Mei 2025, Jasra mengungkapkan bahwa 6,7 persen peserta justru mengaku tidak memahami alasan mereka mengikuti program tersebut.

“Sebanyak 6,7 persen siswa menyatakan tidak mengetahui alasan mereka mengikuti program,” ujarnya.

KPAI menilai temuan ini menjadi indikator perlunya evaluasi terhadap ketepatan sasaran program. Jasra menegaskan bahwa seleksi peserta seharusnya melalui asesmen psikolog profesional, bukan hanya berdasarkan rekomendasi guru Bimbingan Konseling (BK).

Ia juga menyoroti adanya dugaan tekanan kepada siswa agar mengikuti program, termasuk ancaman tidak naik kelas bagi yang menolak.

“Temuan ini menunjukkan perlunya peninjauan kembali terhadap ketepatan sasaran peserta dalam pelaksanaan program,” tegas Jasra.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru