Duka di Tanah Suci: Kemenag Umumkan 8 Jemaah Haji WNI Wafat, Ini Kata Pemerintah

- Admin

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delapan jemaah haji Indonesia wafat, Kemenag jamin hak dan perlindungan tetap terpenuhi. | Youtube/KemenagRI

i

Delapan jemaah haji Indonesia wafat, Kemenag jamin hak dan perlindungan tetap terpenuhi. | Youtube/KemenagRI

KumpalanNEWS – Hingga Sabtu, 10 Mei 2025, Kementerian Agama (Kemenag) RI mencatat sebanyak delapan jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia di Arab Saudi.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kemenag.

Dua di antara jemaah yang wafat diketahui berasal dari Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dan Sidoarjo, Jawa Timur. Jemaah dari Karimun, seorang pria berusia 84 tahun, meninggal pada Rabu, 7 Mei 2025 setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit King Fadh, Arab Saudi.

Sementara itu, jemaah asal Sidoarjo berusia 45 tahun meninggal dunia sehari kemudian, Kamis, 8 Mei 2025, di dalam pesawat saat dalam perjalanan menuju Madinah. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit.

Muhammad Zain menegaskan bahwa keluarga tidak perlu khawatir mengenai hak-hak jemaah yang meninggal. Seluruh jenazah, menurutnya, akan diperlakukan sesuai dengan standar pelayanan pemakaman yang berlaku.

“Setiap jemaah dilindungi secara menyeluruh, termasuk oleh Petugas Haji Umum (PHU), asuransi jiwa, dan asuransi kecelakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hak ibadah para jemaah yang wafat akan tetap dipenuhi melalui program badal haji yang didukung oleh petugas resmi.

Kemenag memastikan pelaksanaan badal haji tersebut dilakukan secara profesional agar ibadah jemaah tetap sempurna meski mereka telah wafat.

“Kami ingin keluarga dan jemaah lain merasa tenang. Pemerintah menjamin hak ibadah tetap terpenuhi,” tutup Zain dalam konferensi pers tersebut.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030
Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’
Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak
Pemkab Sukabumi dan Bea Cukai Kolaborasi Tindak Rokok Ilegal, Dorong Penerimaan Pajak Daerah

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:42 WIB

Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030

Selasa, 25 November 2025 - 19:55 WIB

Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi

Senin, 10 November 2025 - 14:12 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:05 WIB

Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:26 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Berita Terbaru

CPUGGp kembali raih green card UNESCO. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Ciletuh-Palabuhanratu Kembali Raih Status UNESCO Global Geopark

Selasa, 28 Apr 2026 - 09:07 WIB

error: Content is protected !!