Disbudpora Sukabumi Tegaskan Komitmen Lestarikan Tradisi Lewat Upacara Adat

- Admin

Kamis, 17 April 2025 - 19:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Disbudpora Sukabumi lestarikan budaya lewat upacara adat Hari Nelayan. | Istimewa

Disbudpora Sukabumi lestarikan budaya lewat upacara adat Hari Nelayan. | Istimewa

KumpalanNEWS – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya daerah, terutama melalui pelaksanaan upacara adat sebagai bentuk nyata pelestarian tradisi.

Hal itu disampaikan oleh Rudi Salim, Staf Bidang Kebudayaan Disbudpora, yang mewakili Kepala Bidang saat memberikan keterangan kepada media. Ia menyebutkan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga kesinambungan ritus adat sebagai warisan budaya daerah.

“Kegiatan seperti Wagus Ajia memang dulu sempat rutin digelar, tapi kini kami hanya berperan dalam pelaksanaan upacara adatnya saja,” ujar Rudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam perayaan Hari Nelayan yang digelar di Palabuhanratu dan beberapa wilayah lain, Disbudpora berperan aktif sebagai penyelenggara upacara adat, sesuai dengan kewenangan yang diemban.

“Sumbangsih kami terfokus pada pelaksanaan upacara adat, karena memang itu yang menjadi leading sektor kami,” tambahnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan adat.

“Setiap upacara adat dalam rangka syukuran Hari Nelayan selalu disambut hangat. Tradisi ini masih sangat diharapkan oleh warga,” tuturnya.

Mengenai agenda lain dalam rangkaian peringatan Hari Nelayan tahun ini, Disbudpora belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Kami hanya bertugas pada pelaksanaan upacara adat. Informasi lainnya ada di panitia pelaksana,” pungkas Rudi.

Meski begitu, Disbudpora tetap mendukung seluruh rangkaian kegiatan Hari Nelayan sebagai bentuk sinergi pelestarian budaya daerah.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru