Bupati Sukabumi Luncurkan Program ‘Nyaah Ka Indung’, Wujud Nyata Kepedulian pada Ibu Lansia

- Admin

Jumat, 11 April 2025 - 19:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Bupati Sukabumi luncurkan program peduli ibu lansia, bentuk nyata komitmen sosial. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Bupati Sukabumi luncurkan program peduli ibu lansia, bentuk nyata komitmen sosial. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

KumpalanNEWS – Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi meluncurkan program “Sukabumi Nyaah Ka Indung” di Pendopo Sukabumi pada Jumat (11/4).

Program ini merupakan tindak lanjut dari program unggulan Provinsi Jawa Barat, “Jabar Nyaah Ka Indung”, yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi.

Dalam sambutannya, H. Asep menekankan bahwa program ini menempatkan perempuan—terutama para ibu lansia—sebagai pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memberikan perlindungan kepada kaum perempuan yang rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan perwujudan nyata dari komitmen kita terhadap perlindungan dan pemberdayaan perempuan, khususnya ibu lansia,” tegasnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Sukabumi, mulai dari eselon II hingga direktur rumah sakit dan BUMD, diwajibkan memiliki indung asuh. Para pejabat ini akan memberikan bantuan rutin setiap bulan kepada para indung asuh, yang mayoritas merupakan janda atau lansia tanpa penghasilan tetap.

“Bantuan diberikan sesuai keikhlasan dan kemampuan masing-masing pejabat. Yang penting adalah niat tulus dan perlakuan kepada indung asuh seperti orangtua sendiri,” ujar H. Asep.

Ia pun berharap agar program ini dijalankan dengan penuh keikhlasan, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial. Menurutnya, program ini adalah momentum penting untuk menyebarkan kebaikan dan mempercepat terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Mari kita sukseskan program ini bersama-sama,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:07 WIB