Trump Berlakukan Tarif 32 Persen, Prabowo Manuver dengan BRICS dan Hilirisasi

- Admin

Jumat, 4 April 2025 - 21:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tarif baru AS ancam ekspor RI, Prabowo siapkan strategi tangkal proteksionisme. | instagram.com/whitehouse

Tarif baru AS ancam ekspor RI, Prabowo siapkan strategi tangkal proteksionisme. | instagram.com/whitehouse

KumpalanNEWS – Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memberlakukan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk asal Indonesia mulai Rabu (3/4/2025) menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku industri.

Kebijakan ini diperkirakan berdampak besar pada sektor otomotif, elektronik, serta industri padat karya seperti tekstil dan pakaian jadi.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat memicu resesi pada kuartal IV 2025 serta berpotensi menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi tantangan ini.

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Noudhy Valdryno, mengungkapkan bahwa ada tiga langkah utama yang disiapkan untuk menjaga stabilitas ekonomi:

1. Ekspansi Pasar dengan BRICS

Prabowo telah membawa Indonesia bergabung dengan BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan). Keanggotaan ini membuka peluang ekspor ke pasar non-tradisional dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Perjanjian dagang multilateral dengan negara-negara BRICS diharapkan dapat menjadi solusi atas dampak proteksionisme AS.

2. Percepatan Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA)

Indonesia terus mendorong hilirisasi sektor pertambangan agar tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga produk bernilai tambah.

Kebijakan hilirisasi nikel sebelumnya telah meningkatkan nilai ekspor dari USD 3,7 miliar pada 2014 menjadi USD 34,3 miliar pada 2022. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

3. Pembentukan BPI Danantara

Prabowo meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mendanai hilirisasi sektor strategis, seperti mineral, batu bara, minyak bumi, gas bumi, perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan. Dengan adanya Danantara, industri dalam negeri dapat lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.

Selain strategi perdagangan global, Prabowo juga berfokus pada penguatan konsumsi dalam negeri. Beberapa program utama yang diluncurkan adalah:

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ditargetkan menjangkau 82 juta penerima manfaat pada akhir 2025, guna meningkatkan daya beli masyarakat dan menopang industri dalam negeri.

Pendirian 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Langkah ini bertujuan memperkuat ekonomi pedesaan, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan perputaran uang di daerah.

Dengan strategi ini, Prabowo berupaya menjadikan ekonomi Indonesia lebih tahan terhadap tekanan eksternal, termasuk kebijakan tarif proteksionisme AS.

Dunia kini menanti, apakah langkah-langkah ini cukup efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah dinamika perdagangan global.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:38 WIB

Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan

Berita Terbaru