Terungkap! Minyakita di Pasar Tak Sampai 1 Liter, Harga Melebihi HET

- Admin

Senin, 10 Maret 2025 - 02:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Mentan Andi Amran temukan Minyakita tak sesuai takaran dan melebihi HET saat sidak di Jakarta. | instagram.com/a.amran_sulaiman

Mentan Andi Amran temukan Minyakita tak sesuai takaran dan melebihi HET saat sidak di Jakarta. | instagram.com/a.amran_sulaiman

KumpalanNEWS – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/3/2025).

Dalam sidak tersebut, ia menemukan dugaan pelanggaran produksi dan distribusi Minyakita oleh tiga perusahaan.

Amran mengungkapkan bahwa Minyakita yang dijual di pasar tidak sesuai takaran dan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minyak yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya 750-800 mililiter. Harganya juga melebihi HET, dari Rp15.700 menjadi Rp18.000 per liter,” ungkapnya melalui unggahan di Instagram.

Perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran adalah PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari.

Amran menilai tindakan ini sebagai kecurangan yang merugikan masyarakat, terutama di bulan Ramadan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah hukum tegas bagi produsen yang melanggar regulasi.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Satgas Pangan. Jika terbukti ada unsur kesengajaan, perusahaan harus ditutup dan disegel,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa kasus Minyakita yang berisi kurang dari 1 liter adalah kasus lama yang sudah ditindak. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa praktik tersebut masih terjadi di lapangan.

Kemendag sebelumnya telah menyegel gudang PT Navyta Nabati Indonesia di Tangerang pada Januari 2025 karena dugaan pelanggaran serupa.

Masyarakat pun diminta tetap waspada dan melaporkan jika menemukan Minyakita yang tidak sesuai takaran atau dijual di atas HET.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:07 WIB