Palabuhanratu Disebut Bali-nya Sukabumi, Kadis Pariwisata Dukung Penuh Revalidasi Geopark

- Admin

Rabu, 15 Januari 2025 - 23:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kadis Pariwisata Sukabumi optimis Geopark Ciletuh Palabuhanratu tetap diakui UNESCO meski menghadapi tantangan bencana alam. | Foto: Istimewa

Kadis Pariwisata Sukabumi optimis Geopark Ciletuh Palabuhanratu tetap diakui UNESCO meski menghadapi tantangan bencana alam. | Foto: Istimewa

KumpalanNEWS – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Badan Pengelola Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGGp) dalam mempersiapkan revalidasi UNESCO.

Dalam rapat koordinasi yang diadakan di Desa Citepus, Palabuhanratu, Sendi menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan rekomendasi UNESCO menjadi prioritas utama.

“Kami sebagai lembaga pendukung harus mengakselerasi hal-hal yang direkomendasikan UNESCO. Rencana teknis akan dirumuskan bersama tim khusus, dan pembahasan akan berlangsung hingga lima hari ke depan,” ujar Sendi, (15/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyinggung tantangan yang dihadapi, terutama dampak bencana alam yang baru-baru ini melanda wilayah Sukabumi. Meski demikian, ia tetap optimis bahwa langkah-langkah strategis dapat dimaksimalkan.

“Kondisinya memang kita masih terdampak bencana, namun langkah-langkah akan terus dimaksimalkan. Sukabumi memiliki potensi besar, baik di jalur selatan maupun utara. Kami mencoba menjaga keseimbangan dalam pengembangan wilayah agar daya tariknya merata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sendi menyebutkan bahwa Palabuhanratu memiliki daya tarik unik yang sering disandingkan dengan Bali.

“Palabuhanratu sering diibaratkan sebagai Bali-nya Sukabumi. Antusiasme masyarakat yang datang setiap tahun menunjukkan potensi besar yang bisa terus dikembangkan,” tambahnya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa jumlah kunjungan wisatawan selama momen tahun baru mengalami sedikit penurunan akibat dampak bencana.

Menurutnya, ini menjadi tantangan tambahan bagi pihaknya untuk memulihkan sektor pariwisata, sambil tetap berfokus pada persiapan revalidasi UNESCO.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal komitmen bersama antara BP CPUGGp dan dinas terkait untuk menjaga status Geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai destinasi unggulan yang tetap diakui oleh UNESCO, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan di masa depan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding
Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”
Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan
Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026
KH. E Fatahillah Kembali Pimpin MUI Kabupaten Sukabumi, Bupati Asep Japar Tekankan Pentingnya Bimbingan Ulama
Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda
Jembatan Merah Putih Cihujung Diresmikan, Dandim: Sangat Penting untuk Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:04 WIB

Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Kamis, 3 September 2026 - 20:36 WIB

Festival Kopi, Bupati Sukabumi Ingin Kukuhkan Kembali Popularitas “Black Gold”

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan

Kamis, 3 September 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru