DPPKB Kabupaten Sukabumi dan BKKBN Beri Bansos untuk Ibu Hamil dan Baduta Korban Banjir dan Longsor di Sagaranten

- Admin

Selasa, 10 Desember 2024 - 18:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

BKKBN dan DPPKB Kabupaten Sukabumi beri 55 paket sembako bagi ibu hamil dan Baduta korban longsor dan banjir di Kecamatan Sagaranten.

BKKBN dan DPPKB Kabupaten Sukabumi beri 55 paket sembako bagi ibu hamil dan Baduta korban longsor dan banjir di Kecamatan Sagaranten.

KumpalanNEWS – Pemerintah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi serta para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan KB (PLKB) memberikan bantuan sosial kepada ibu hamil dan Baduta (Bayi Bawah Dua Tahun) yang menjadi korban banjir dan longsor di Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Sagaranten, salah satu wilayah terdampak paling parah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 55 paket sembako disalurkan langsung kepada para penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar mereka.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung korban bencana.

“Kami memahami bahwa ibu hamil dan anak-anak adalah kelompok yang sangat rentan dalam situasi seperti ini. Oleh karena itu, kami memastikan mereka menjadi prioritas dalam program bantuan sosial,” jelasnya, pada Selasa, 10 Desember 2024.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana untuk memberikan dukungan yang diperlukan, baik secara material maupun emosional.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban, khususnya ibu hamil dan anak-anak, dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendukung pemulihan pasca-bencana, sekaligus memastikan kelompok rentan mendapatkan perhatian khusus.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata
Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan
Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar
Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Bupati Sukabumi Dorong Perempuan Berperan Aktif, Pengurus DPAC KPPI se-Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik
Wabup Sukabumi Hadiri Puncak Seren Taun Kasepuhan Girijaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Adat
Bupati Sukabumi Hadiri Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Tegaskan Tradisi Sarat Nilai Luhur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:26 WIB

Syukuran Hari Nelayan Ke-69 Ciwaru Jadi Ajang Pelestarian Budaya Dan Penguatan Pariwisata

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:27 WIB

Bupati Sukabumi minta APSI jadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Hasil Reses, KUA-PPAS 2027, hingga Perubahan Alat Kelengkapan Dewan

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Sukabumi Petakan Strategi Percepatan Target UHC Bersama Tim Percepatan Jabar

Senin, 6 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Sukabumi Lepas 720 Mahasiswa KKN Reguler UMMI, Dorong Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru