Wabup Sukabumi Pantau Langsung Gerakan Pencegahan Stunting di Cikakak

- Admin

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wabup Sukabumi Iyos Somantri hadiri gerakan pencegahan stunting di Kecamatan Cikakak, targetkan angka stunting turun hingga 14%. | Facebook / Pemerintah Kabupaten

Wabup Sukabumi Iyos Somantri hadiri gerakan pencegahan stunting di Kecamatan Cikakak, targetkan angka stunting turun hingga 14%. | Facebook / Pemerintah Kabupaten

KumpalanNEWS – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, menghadiri gerakan pencegahan stunting di Kecamatan Cikakak hari ini, Sabtu, 22 Juni 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk melaksanakan gerakan intervensi serentak di seluruh Indonesia dalam rangka percepatan penurunan angka stunting.

Pemerintah Kecamatan Cikakak bersama puskesmas dan UPTD terkait melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan stunting, antara lain pengukuran lingkar lengan atas ibu hamil, pengukuran status gizi balita dan calon pengantin, deteksi masalah gizi, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Iyos Somantri menyampaikan bahwa dari 62 posyandu di Kecamatan Cikakak, masih ada 2 posyandu yang belum menyelesaikan kegiatan monitoring dan evaluasi.

Ia berharap sebelum tanggal 25 Juni, semua posyandu dapat menyelesaikan kegiatan tersebut.

Berdasarkan data yang terukur, angka stunting di Kecamatan Cikakak saat ini sekitar 7%. Wabup Iyos berharap angka ini dapat dipertahankan dan menjadi bukti validitas data stunting di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Wabup Iyos menjelaskan bahwa berdasarkan survei tingkat nasional, angka stunting di Kabupaten Sukabumi saat ini berada di angka 27%.

Dengan adanya gerakan pencegahan stunting yang dilakukan Pemkab Sukabumi, diharapkan angka stunting dapat turun menjadi 14% di masa mendatang.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru

Kejuaraan ASBKI Piala Bupati Sukabumi diikuti 130 atlet muda. Wabup H. Andreas tekankan disiplin, keberanian, ketekunan, dan sportivitas. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Kejuaraan Terbuka ASBKI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Atlet Muda

Sabtu, 29 Agu 2026 - 16:07 WIB