KumpalanNEWS – Palabuhanratu Festival (Plara Fest) diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Festival yang digelar di Pantai Bupalo, Palabuhanratu, Sabtu (8/8/2026), tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Palabuhanratu sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat.
Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H Andreas saat membuka Plara Fest. Menurutnya, Palabuhanratu memiliki posisi penting dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi.
Kawasan Palabuhanratu merupakan salah satu gerbang Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark. Wilayah tersebut memiliki kekuatan pada potensi alam, budaya, serta warisan geologi yang menjadi modal penting bagi pengembangan pariwisata daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, Andreas berharap penyelenggaraan festival dapat memberikan dampak lebih luas terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Pemerintah daerah juga menargetkan kegiatan seperti Plara Fest dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Palabuhanratu.
Tidak hanya sektor pariwisata, festival tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku ekonomi lokal. Sedikitnya 25 pelaku usaha mikro, IKM, dan UMKM dari Palabuhanratu dan wilayah sekitar, termasuk Banten, ikut meramaikan kegiatan.
Keterlibatan pelaku usaha tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi kreatif di kawasan Palabuhanratu.
Plara Fest sendiri menjadi salah satu dari 14 agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Festival tersebut juga menghadirkan berbagai kesenian dan pertunjukan budaya, seperti Tari Singa Perbangsa dari Sanggar Seni Palabuhanratu dan atraksi barongsai.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap kunjungan wisatawan semakin meningkat, UMKM tumbuh, dan ekonomi kreatif berkembang sehingga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.***








Komentar