Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya

- Admin

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

70 rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya hangus terbakar, 420 warga terdampak. | Gambar: Ilustrasi AI

70 rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya hangus terbakar, 420 warga terdampak. | Gambar: Ilustrasi AI

KumpalanNEWS – Sedikitnya 70 unit rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa tersebut menyebabkan 70 kepala keluarga (KK) atau sekitar 420 jiwa terdampak dan harus mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun tetangga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian besar warga disebut sedang berada di kebun saat kebakaran terjadi, sementara warga lainnya segera melakukan evakuasi secara mandiri sehingga seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.

Staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan, mengungkapkan laporan pertama diterima sekitar pukul 14.00 WIB melalui Kasi Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK). Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, api diduga pertama kali muncul dari bangunan mandi, cuci, kakus (MCK) yang berada di pinggir permukiman. Sejumlah anak yang melihat kobaran api segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

“Anak-anak berteriak ‘api, api!’ dan diduga kuat sumbernya dari korsleting listrik di MCK. Di kawasan ini banyak rumah beratap ijuk dan posisinya berdempetan, ditambah angin cukup kencang, sehingga api sangat cepat menjalar,” ujar Kuswan.

Ia menambahkan, hampir seluruh harta benda milik warga tidak sempat diselamatkan karena kobaran api menyebar dengan cepat ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

Kuswan juga menilai tingginya solidaritas masyarakat adat menjadi salah satu faktor yang membantu proses penyelamatan warga saat kebakaran berlangsung.

“Kami melihat solidaritas warga di Kasepuhan ini sangat kuat. Mereka saling bahu-membahu menyelamatkan diri dan membantu sesama,” katanya.

BPBD bersama Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi kini terus berkoordinasi untuk mendirikan tenda pengungsian dan menyalurkan bantuan logistik kepada para korban. Tenda darurat dijadwalkan segera tiba agar dapat langsung digunakan sebagai tempat penampungan sementara.

Selain itu, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari tempat pengungsian, sandang hingga pangan, dapat segera terpenuhi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?
Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya
Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat
Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:02 WIB

Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:56 WIB

Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:35 WIB

Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu

Berita Terbaru