Pemkab Sukabumi Gaungkan Semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

- Admin

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Aksi nyata untuk lingkungan, Sukabumi dorong 3R dan keadilan iklim. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Aksi nyata untuk lingkungan, Sukabumi dorong 3R dan keadilan iklim. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

KumpalanNEWS – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggaungkan semangat “Saatnya Bekerja untuk Keadilan Iklim” dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Momentum tersebut ditegaskan sebagai ajakan untuk mewujudkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan, terutama melalui pengelolaan sampah yang lebih baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus dimaknai melalui langkah konkret dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya darurat sampah yang saat ini menjadi tantangan bersama.

Pernyataan tersebut disampaikan Nunung pada puncak kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Sukabumi perlu menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang), sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dihasilkan setiap hari.

Nunung menjelaskan, sampah yang telah dipilah nantinya akan diolah menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan sehari-hari guna menekan produksi sampah baru.

Ia juga mendorong warga untuk membiasakan membawa tempat minum dan wadah makanan sendiri saat bepergian guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi mencemari lingkungan.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Sukabumi diawali dengan kegiatan korve atau kerja bakti serentak yang dilaksanakan secara masif di berbagai ruas jalan. Kegiatan tersebut difokuskan di wilayah Cisaat, Jalur Lingkar Selatan, Kadudampit, dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperluas ruang terbuka hijau.

Setelah aksi lapangan selesai dilaksanakan, jajaran dinas terkait berkumpul di Ruang Audio Visual Diarpus Cisaat yang difungsikan sebagai pusat komando virtual daerah.

Dari lokasi tersebut, peserta mengikuti pengarahan nasional yang disampaikan Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Mohammad Jumhur Hidayat.

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, penanganan sampah tidak boleh lagi hanya berfokus pada pendekatan hilir, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Ia juga mengingatkan bahwa aksi nyata di tingkat lokal memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan global. Saat ini dunia tengah menghadapi Triple Planetary Crisis yang mencakup perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran laut.

Untuk itu, pemerintah menargetkan penanaman 2 miliar pohon secara nasional sebagai salah satu langkah mitigasi perubahan iklim yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan
Hari Anak Nasional, Bupati Sukabumi Lantik Forum Anak Daerah Periode 2026-2028
Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
Groundbreaking Jembatan Leuwidinding, Bupati Sukabumi: Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan
Wisuda ke-16 Universitas Nusa Putra, Bupati Sukabumi Minta Lulusan Manfaatkan Ilmu di Tengah Masyarakat
Ratusan Anak Ikuti Khitan Massal, Bupati Sukabumi: Semangat HJKS Harus Memberi Manfaat bagi Masyarakat
Paripurna DPRD Sukabumi, Fraksi-Fraksi Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
Sekda Sukabumi Hadiri Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Leuwidingding

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:40 WIB

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Senin, 14 September 2026 - 17:46 WIB

Hari Anak Nasional, Bupati Sukabumi Lantik Forum Anak Daerah Periode 2026-2028

Senin, 7 September 2026 - 16:43 WIB

Paripurna DPRD, Bupati Sukabumi: Penyesuaian APBD Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan

Minggu, 6 September 2026 - 14:58 WIB

Groundbreaking Jembatan Leuwidinding, Bupati Sukabumi: Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan

Sabtu, 5 September 2026 - 18:56 WIB

Wisuda ke-16 Universitas Nusa Putra, Bupati Sukabumi Minta Lulusan Manfaatkan Ilmu di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

TMMD ke-130 dipusatkan di Desa Mekarjaya, Ciemas, dengan sasaran pembangunan fisik dan pelayanan dasar masyarakat. (fb/Pemerintah Kabupaten Sukabumi)

Pemerintahan

Rakor Teknis TMMD ke-130, Desa Mekarjaya Ciemas Jadi Pusat Kegiatan

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:40 WIB