KumpalanNEWS – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP) Kabupaten Sukabumi, Yulipri, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memberikan pelayanan publik yang akuntabel kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta Pengelolaan Pengaduan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR) yang digelar secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (4/6/2026).
Menurut Yulipri, keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan komitmen untuk memberikan pelayanan yang akuntabel kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai sosialisasi tersebut penting diikuti seluruh unsur pemerintahan, mulai dari perangkat daerah, kecamatan hingga desa, agar memiliki pemahaman yang sama terkait penyusunan dan pengelolaan informasi publik.
Melalui kegiatan yang menghadirkan sejumlah narasumber, peserta diharapkan mampu memahami klasifikasi informasi publik yang dapat dipublikasikan maupun yang dikecualikan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Yulipri juga menekankan pentingnya optimalisasi SP4N LAPOR sebagai platform resmi pemerintah untuk menampung aspirasi, keluhan, dan permintaan informasi masyarakat terkait pelayanan publik di tingkat pusat maupun daerah.
“SP4N LAPOR harus menjadi perhatian bersama. Setiap aduan masyarakat harus direspons dengan cepat sebagai bentuk pelayanan publik kepada masyarakat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Puji Widodo. Ia mengatakan aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan perkembangan, progres, dan hasil kinerja pemerintah kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan optimal.
Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tuntutan masyarakat terhadap layanan informasi publik yang semakin tinggi.
“Melalui kegiatan ini, mari bersama-sama meningkatkan kompetensi sebagai aparatur serta meningkatkan pelayanan informasi publik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Puji juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi secara maksimal, terutama dengan kehadiran para narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya.
“Dengan hadirnya narasumber ini, kita bisa saling berbagi dan bertukar pengalaman,” pungkasnya.***






