Peringati Hari Gizi Nasional, RSUD Palabuhanratu Talkshow Kesehatan di Radio RCL

- Admin

Kamis, 25 Januari 2024 - 13:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

kumpalanNEWS – Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi menjadi narasumber Talkshow Kesehatan Bersama Radio RCL 95.7 Fm Sukabumi, Kamis, 25 Januari 2024.

Dalam Talkshow memperingati hari Gizi nasional tahun 2024 tersebut menghadirkan narasumber dr. Kholisah Nasution, MPIH., Sp.A yang merupakan dokter spesialis Anak RSUD Palabuhanratu dan Endah Reka Dewi, A.Md.Gz Ahli Madya Gizi.

Berkaitan dengan Gizi, Stunting atau Gagal tumbuh kembang pada anak merupakan salah satu penyakit yang terjadi bilamana seorang anak tidak mendapatkan nutrisi serta gizi yang cukup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

dr. Kholisah mengatakan bahwa pencegahan merupakan hal yang paling utama dalam Stunting, Dimana stunting merupakan permasalahan gizi yang kronis dan memerlukan penanganan yang kompleks, karena faktor utama dalam stunting adalah ketidak fahaman orangtua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak terutama dalam masa masa emas tumbuh kembang anak yaitu 1000 hari pertama kehidupan.

Sementara itu, Endah Reka Dewi menyebutkan bahwa pencegahan stunting dimulai bahkan saat seorang Perempuan berusia remaja dan sebelum menjadi ibu, karena gizi seorang ibu akan berpengaruh terhadap perkembangan anaknya dimasa mendatang.

Endah menambahkan bahwa Setelah seorang ibu hamil dan melahirkan, seorang ibu harus memantau perkembangan anaknya, terutama saat anak sudah mulai mengkonsumsi MP ASI yaitu pada usia 6 bulan, pada saat itulah seorang ibu harus mulai memberikan MP ASI yang kaya akan protein, nutrisi dan gizi yang seimbang.

Diakhir kegiatan dr. Kholisah menghimbau bahwa peran orangtua dalam memantau perkembangan dan pemenuhan gizi anak merupakan sebuah keharusan. Pemberian makanan terhadap anak juga merupakan sebuah Pendidikan untuk anak, karena anak akan melakukan pembelajaran dalam hal mengenal tekstur, rasa dan kesukaan anak pada makanan.

dr. Kholisah juga mengajak orangtua untuk terus memantau pertumbuhan fisik anak-anaknya dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan para ahli seperti salah satunya melalui kegiatan Posyandu, ke dokter anak, bidan atau yang paling mudah adalah dengan melihat ciri ciri dan cara pencegahan stunting melalui internet.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru