Pemerintah Siap Tindak Tegas Premanisme yang Menyamar sebagai Ormas

- Admin

Senin, 26 Mei 2025 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Istana minta publik bedakan ormas dan premanisme. | instagram/pco.ri

Istana minta publik bedakan ormas dan premanisme. | instagram/pco.ri

KumpalanNEWS – Pemerintah melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyoroti maraknya praktik premanisme yang berlindung di balik nama organisasi kemasyarakatan (ormas).

Dalam konferensi pers di Gedung Kwarnas, Jakarta Pusat, Senin (26/5), Hasan menegaskan bahwa penyalahgunaan istilah ormas untuk tindakan melanggar hukum tidak dapat dibenarkan.

Pernyataan ini muncul setelah mencuatnya dugaan pendudukan lahan milik BMKG oleh sekelompok pihak yang mengklaim sebagai ormas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hasan, publik harus mampu membedakan antara ormas yang berkontribusi positif, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dengan kelompok yang menyalahgunakan status tersebut untuk melakukan aksi premanisme.

“Jangan mudah menggunakan istilah ormas,” ujar Hasan, seraya menekankan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku premanisme, bukan terhadap ormas itu sendiri.

Ia menambahkan, Presiden telah menginstruksikan aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus-kasus semacam ini dan bertindak sesuai hukum.

Hasan juga menyampaikan kekhawatiran bahwa ulah segelintir oknum dapat menghambat investasi karena adanya tekanan dan pungutan liar terhadap pelaku usaha.

“Kita tidak lagi menggunakan kata-kata ormas, tapi menggunakan istilah premanisme,” tegasnya.

Hasan mengajak masyarakat agar tidak menyamaratakan seluruh ormas sebagai pelaku kejahatan dan mengingatkan pentingnya membedakan antara organisasi yang sah dan aksi kriminal yang merugikan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru