Genjot Ekonomi Kuartal II & III, Pemerintah Luncurkan Insentif Listrik, Tol, dan Bantuan Sosial

- Admin

Sabtu, 24 Mei 2025 - 17:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemerintah siapkan 6 insentif ekonomi untuk genjot pertumbuhan di pertengahan 2025. | Instagram/airlanggahartarto_official

Pemerintah siapkan 6 insentif ekonomi untuk genjot pertumbuhan di pertengahan 2025. | Instagram/airlanggahartarto_official

KumpalanNEWS – Pemerintah Indonesia resmi merancang peluncuran enam insentif ekonomi baru yang ditargetkan mulai bergulir pada 5 Juni 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II dan III tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan hal tersebut usai menghadiri rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Jumat (24/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa paket insentif ini dirancang untuk merespons momentum libur sekolah pada Juni–Juli 2025 serta memperbaiki daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini terkait dengan libur anak sekolah. Sebelumnya insentif terlalu dekat dengan Lebaran dan Tahun Baru di kuartal I, maka sekarang kita siapkan untuk kuartal II dan III,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat malam (23/5/2025).

Enam insentif yang disiapkan pemerintah meliputi:

1. Diskon tiket pesawat
2. Potongan tarif tol
3. Diskon listrik
4. Tambahan bantuan sosial
5. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
6. Keringanan iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan

Untuk program BSU, pemerintah akan menargetkan pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan, mirip skema bantuan era pandemi. Namun, nilai bantuannya kemungkinan lebih kecil dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp600.000.

Di sisi lain, diskon listrik akan difokuskan pada pelanggan rumah tangga dengan daya hingga 1.300 VA. Ini merupakan penyesuaian dari periode awal tahun yang masih mencakup pelanggan dengan daya hingga 2.200 VA.

Airlangga menyampaikan bahwa seluruh ketentuan teknis tengah disusun oleh kementerian terkait. Detail mengenai durasi program dan besaran insentif akan diumumkan setelah regulasi selesai difinalisasi.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru