Di Tengah Tuduhan Ijazah Palsu, Jokowi Lakukan Langkah Mengejutkan di Bareskrim!

- Admin

Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ijazah asli Presiden Jokowi diserahkan ke Bareskrim, didampingi keluarga dan ajudan. | Instagram/jokowi

Ijazah asli Presiden Jokowi diserahkan ke Bareskrim, didampingi keluarga dan ajudan. | Instagram/jokowi

KumpalanNEWS – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui tim penasihat hukumnya, secara resmi menyerahkan dokumen asli ijazah jenjang SMA dan perguruan tinggi kepada Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Penyerahan tersebut berlangsung pada Jumat, 9 Mei 2025, di Gedung Bareskrim, Jakarta.

Proses ini turut didampingi oleh anggota keluarga Presiden, Wahyudi Andrianto—adik dari Iriana Jokowi—serta ajudan pribadi Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah.

Langkah ini merupakan tanggapan terhadap laporan yang diajukan oleh Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana, yang mempertanyakan keaslian ijazah sarjana Jokowi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami telah menyerahkan seluruh dokumen ijazah kepada Bareskrim untuk ditindaklanjuti, termasuk proses pemeriksaan forensik,” ujar kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, di hadapan media.

Yakup menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen Presiden Jokowi dalam mendukung proses hukum yang tengah berlangsung, meskipun laporan tersebut bukan berasal dari pihaknya.

“Ini adalah laporan dari masyarakat, bukan dari kami. Namun karena ada permintaan dari aparat penegak hukum, Pak Jokowi menindaklanjutinya,” tambah Yakup. Ia juga menyebutkan bahwa Presiden siap memberikan keterangan jika diminta hadir sebagai pihak terlapor dalam penyelidikan.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menyatakan bahwa laporan dari TPUA dilayangkan melalui surat tertanggal 9 Desember 2024, yang menyoroti dugaan cacat hukum dalam ijazah S1 Presiden berdasarkan informasi publik dan media sosial.

Sebelumnya, pada 30 April 2025, Presiden Jokowi juga telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya untuk menanggapi tudingan pemalsuan ijazah yang dialamatkan kepadanya.

Penyelidikan atas dugaan ini masih terus berlangsung di bawah koordinasi Bareskrim Polri.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru