Prabowo Usul Pertemuan Buruh dan Pengusaha, Targetkan Penghapusan Outsourcing

- Admin

Jumat, 2 Mei 2025 - 17:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Prabowo ingin hapus outsourcing, tapi minta buruh realistis soal peran investor. | Instagram/presidenrepublikindonesia

Prabowo ingin hapus outsourcing, tapi minta buruh realistis soal peran investor. | Instagram/presidenrepublikindonesia

KumpalanNEWS – Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk menghapus sistem outsourcing dalam dunia kerja Indonesia. Hal ini disampaikannya saat memberikan pidato di peringatan Hari Buruh 2025 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis, 1 Mei 2025.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengungkapkan bahwa langkah penghapusan sistem outsourcing akan menjadi tugas prioritas dari lembaga baru yang akan ia bentuk, yaitu Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.

“Saya akan meminta Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional mempelajari bagaimana caranya kita, kalau bisa tidak segera, tapi secepat-cepatnya, menghapus outsourcing,” ucap Prabowo dari atas podium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski menyuarakan dukungan terhadap tuntutan buruh, Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan dengan kepentingan para investor. Ia menekankan bahwa iklim investasi yang sehat tetap dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja.

“Tapi kita harus juga realistis, kita juga harus menjaga kepentingan para investor-investor juga,” katanya. “Kalau mereka tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja.”

Untuk menjembatani kepentingan buruh dan pengusaha, Prabowo berencana menggelar pertemuan di Istana Bogor yang akan mempertemukan 150 pimpinan serikat buruh dengan 150 pemimpin perusahaan di Indonesia.

“Saya akan mengadakan suatu pertemuan di Istana Bogor. Kita akan duduk bersama, berdialog dan mencari solusi terbaik,” tuturnya.

Sistem outsourcing, yang mulai berlaku pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, memungkinkan perusahaan melimpahkan pekerjaan tertentu kepada penyedia jasa. Sistem ini banyak diterapkan di sektor kebersihan, keamanan, call center, dan layanan katering.

Rencana penghapusan ini menjadi sorotan penting dalam pidato Hari Buruh Prabowo, yang menunjukkan arah kebijakan ketenagakerjaan pemerintah ke depan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru