MBG Sentuh 3,26 Juta Penerima, Pemerintah Siapkan Tambahan Anggaran hingga Rp171 Triliun

- Admin

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBG sudah salurkan Rp2,3 T, 3,26 juta orang nikmati manfaat. | Instagram/badangizinasional.ri

i

MBG sudah salurkan Rp2,3 T, 3,26 juta orang nikmati manfaat. | Instagram/badangizinasional.ri

KumpalanNEWS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo, telah menyentuh jutaan warga sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025. Di bawah pelaksanaan Badan Gizi Nasional, MBG menargetkan siswa sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita sebagai penerima manfaat.

Dalam konferensi pers APBN yang digelar pada Rabu, 30 April 2025, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan bahwa hingga 29 April 2025, pemerintah telah mencairkan anggaran sebesar Rp2,3 triliun dari APBN untuk mendanai program tersebut.

“Realisasi terakhir program MBG dijalankan oleh Badan Gizi Nasional sampai pada 29 April adalah Rp2,3 triliun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kementerian Keuangan.

Suahasil menyebut telah terjadi percepatan belanja yang signifikan. Jika pada Februari 2025 baru terserap Rp0,3 triliun, maka dalam dua bulan berikutnya yakni Maret dan April, terjadi penambahan belanja hingga Rp2 triliun.

“Pembelanjaan mencapai sekitar Rp1 triliun setiap bulannya,” tambahnya, sembari menyampaikan harapan bahwa Badan Gizi Nasional akan terus mempercepat distribusi anggaran untuk memperluas cakupan program.

Hingga akhir April 2025, jumlah penerima manfaat MBG tercatat telah mencapai 3,26 juta orang. Pemerintah menargetkan 17,9 juta penerima manfaat dengan anggaran awal sebesar Rp71 triliun di tahun 2025.

Namun, menyusul arahan Presiden Prabowo untuk memperluas jangkauan program, anggaran MBG diproyeksikan meningkat hingga Rp171 triliun untuk menjangkau 82,9 juta warga di tahun yang sama.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’
Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa
Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan
Imbas Inpres DTSEN, Kemensos Alihkan Bansos ke Warga yang Lebih Layak
Pemkab Sukabumi dan Bea Cukai Kolaborasi Tindak Rokok Ilegal, Dorong Penerimaan Pajak Daerah
Geopark Ciletuh Mendunia: Evaluator Tiongkok dan Slovenia Apresiasi Kinerja Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 19:55 WIB

Batang Sorgum Resmi Jadi Bahan Bakar PLTU Palabuhanratu, Era Energi Hijau Dimulai di Sukabumi

Senin, 10 November 2025 - 14:12 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa Barat: Kabupaten Sukabumi Berstatus ‘Awas’

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:05 WIB

Pemkab dan DPRD Sukabumi Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

Selasa, 22 Juli 2025 - 17:26 WIB

Dibela Pelaku Wisata, Dedi Mulyadi Kukuh Larang Study Tour demi Orang Tua Siswa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 17:47 WIB

Protes Anies atas Vonis Tom Lembong: Fakta di Sidang Diabaikan, Hukum Dipertanyakan

Berita Terbaru

Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi resmi dilantik sebagai PPATS. | FB/Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Pemerintahan

21 Camat di Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik sebagai PPATS

Rabu, 14 Jan 2026 - 22:21 WIB

error: Content is protected !!