Tindak Premanisme di Depok, Dedi Mulyadi Siap Rapatkan Barisan Ormas se-Jawa Barat

- Admin

Rabu, 23 April 2025 - 15:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dedi Mulyadi tanggapi kasus pembakaran mobil polisi di Depok: sebut aksi premanisme, bukan kesalahan ormas. | X.com/@DivHumas_Polri - instagram.com/@dedimulyadi71

Dedi Mulyadi tanggapi kasus pembakaran mobil polisi di Depok: sebut aksi premanisme, bukan kesalahan ormas. | X.com/@DivHumas_Polri - instagram.com/@dedimulyadi71

KumpalanNEWS  – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya buka suara terkait insiden pembakaran mobil polisi di kawasan Cimanggis, Depok.

Aksi yang diduga dilakukan oleh oknum dari salah satu organisasi masyarakat (ormas) ini memicu reaksi tegas dari Dedi yang menyebut bahwa peristiwa tersebut harus dipandang sebagai tindakan premanisme individual, bukan mewakili institusi ormas itu sendiri.

“Kita bicaranya premanismenya, bukan kelembagaannya,” ujar Dedi kepada awak media saat ditemui di Polres Metro Depok, Rabu (23/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, tindakan kriminal tersebut adalah perbuatan personal dan harus diproses secara hukum sebagai individu, bukan sebagai organisasi.

Meski demikian, Dedi mengakui belum mengambil langkah hukum atau teguran langsung terhadap ormas terkait. Namun, ia menyatakan bakal mengundang seluruh perwakilan ormas se-Jawa Barat untuk berdialog dan menyamakan persepsi terkait bahaya premanisme.

“Ke depan, semua ormas akan diajak bicara,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Menurutnya, setiap ormas harus mulai mengidentifikasi dan mengawasi anggotanya agar tidak terlibat dalam aksi-aksi kriminal.

“Tujuan ormas itu kan pada dasarnya baik, untuk konsolidasi dan membangun visi bersama,” tambah Dedi.

Ia juga meminta pimpinan ormas bertindak tegas terhadap anggotanya yang mencoreng nama organisasi.

“Jika ada yang terbukti melakukan pelanggaran, maka harus segera diberhentikan atau bahkan dibekukan keanggotaannya,” tegasnya menutup pernyataan.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya
Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat
Warga Sukabumi Laporkan Kehilangan BPKB Mobil dan Motor, Ini Data Kendaraannya
Rina Rosmaniar Japar Terpilih Aklamasi Pimpin Perwosi Sukabumi 2026–2030

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:35 WIB

Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar

Berita Terbaru