Berani Speak Up, Korban Dugaan Pelecehan oleh Dokter di Malang Tempuh Jalur Hukum

- Admin

Kamis, 17 April 2025 - 23:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kasus dugaan pelecehan oleh dokter di Malang segera dilaporkan, korban tempuh jalur hukum. | Unsplash/Markus Frieauff

Kasus dugaan pelecehan oleh dokter di Malang segera dilaporkan, korban tempuh jalur hukum. | Unsplash/Markus Frieauff

KumpalanNEWS – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dokter di Kota Malang kini memasuki babak baru.

Tak lagi menjadi urusan pribadi korban, kasus ini tengah dipersiapkan untuk dibawa ke ranah hukum oleh kuasa hukum korban.

Penasihat hukum korban, Satria Marwan, menegaskan bahwa langkah hukum akan segera ditempuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun karena korban berinisial Qorry bukan warga Malang, melainkan berasal dari Bandung, proses pelaporan masih menunggu kesiapan psikis dan teknis korban.

“Beliau bukan orang Malang, jadi kami masih menunggu untuk bisa bertemu langsung. Materi hukum sedang kami lengkapi dan sesegera mungkin akan kami laporkan,” ujar Satria saat dihubungi pada Rabu, 16 April 2025.

Pilihan lokasi pelaporan masih dipertimbangkan, antara Polresta Malang Kota atau Polda Jawa Timur.

Satria menambahkan, keberanian Qorry mengungkap kasus ini muncul setelah ia mengetahui adanya kasus serupa yang lebih dahulu mencuat di publik.

“Awalnya dia takut. Tidak tahu harus ke mana dan tidak punya teman di Malang. Tapi karena ada kasus yang baru saja muncul, dia jadi lebih percaya diri untuk speak up,” tambahnya.

Kuasa hukum menyebut langkah ini penting bukan hanya untuk mengejar keadilan bagi korban, tetapi juga sebagai pengingat bagi institusi kesehatan agar menciptakan lingkungan yang aman bagi pasien. Bila tidak ditindak tegas, rumah sakit berpotensi menjadi ruang trauma.

Selama tiga tahun, Qorry dikabarkan menanggung beban psikologis berat akibat pengalaman tersebut. “Bayangkan tiga tahun memendam ketakutan tanpa tahu harus bicara ke siapa. Mental korban jelas terguncang,” kata Satria.

Menariknya, data dokter terduga pelaku, yang berinisial YA, diketahui telah hilang dari laman informasi rumah sakit tempatnya bekerja.

“Data dokter praktek di RS tersebut sejak kemarin sore sudah hilang dari Google, entah kenapa,” ungkap Qorry dalam unggahan media sosialnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak rumah sakit mengenai kasus yang viral pada Rabu sore tersebut.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru