WFA Diperpanjang, Menhub: Langkah Tepat untuk Redam Kemacetan Arus Balik

- Admin

Minggu, 6 April 2025 - 17:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Menhub apresiasi WFA 8 April, bantu atasi arus balik Lebaran. Unsplash/Jacek Dylag

Menhub apresiasi WFA 8 April, bantu atasi arus balik Lebaran. Unsplash/Jacek Dylag

KumpalanNEWS – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan perpanjangan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 8 April 2025.

Menurutnya, kebijakan tersebut berperan signifikan dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2025.

Pernyataan ini disampaikan Dudy di Jakarta, Minggu (6/4/2025), dan dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut langkah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai bentuk respons cepat dan strategis terhadap dinamika arus mudik dan balik tahun ini.

Seperti diketahui, Menteri PANRB Rini Widyantini telah menandatangani Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2025 yang memperpanjang fleksibilitas kerja (Flexible Work Arrangement/FWA) hingga 8 April 2025.

“Langkah ini sangat kami apresiasi karena memberikan ruang waktu yang lebih luas untuk mengurai kepadatan arus balik,” ujar Dudy.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fleksibilitas kerja tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan balik dengan lebih baik.

Hal ini diharapkan mampu menciptakan distribusi lalu lintas yang lebih merata, tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, FWA menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi beban lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, baik saat arus mudik maupun arus balik.

Dudy menegaskan bahwa pelayanan publik tetap terjaga, sementara mobilitas masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi pemerintahan dalam menyukseskan kebijakan tersebut.

“Keputusan ini mencerminkan sinergi kuat antarinstansi demi menjamin pelayanan publik tetap prima dan mobilitas masyarakat lancar,” tutup Dudy.

Puncak arus balik Lebaran 2025 sendiri diperkirakan terjadi pada 6 hingga 7 April.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya
Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?
Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya
Usai Dikecam Organisasi Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf
Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh
Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu
Program MBG Diperdebatkan, Bakom RI Ungkap 56 Persen Siswa Lapar
‘Saya Tidak Akan Ragu-ragu!’ Pesan Keras Prabowo untuk Pejabat yang Rugikan Rakyat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:02 WIB

Berawal dari MCK, Api Melalap Puluhan Rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:56 WIB

Belum Genap Sepekan Dampingi Febrie, Hotman Paris Tiba-Tiba Mundur, Ada Apa?

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Baru 1,5 Bulan Pimpin BGN, Nanik Deyang Pilih Mundur, Ini Alasannya

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Di Tengah Kritik soal Mental ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Kompak Kirim Pesan Menyentuh

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:35 WIB

Vakum Lebih dari 10 Tahun, Pelatihan Metode Iqro Kembali Digelar di Palabuhanratu

Berita Terbaru