Kasus Perampokan Geng Rusia di Bali: Korban Dipaksa Transfer Rp3,4 Miliar!

- Admin

Jumat, 31 Januari 2025 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Polisi tangkap pelaku perampokan WNA Ukraina di Bali, delapan tersangka lainnya masih buron.| X.com / @PoldaBali - @auxiliarywits

Polisi tangkap pelaku perampokan WNA Ukraina di Bali, delapan tersangka lainnya masih buron.| X.com / @PoldaBali - @auxiliarywits

KumpalanNEWS – Kasus perampokan yang dilakukan oleh sekelompok geng kriminal asal Rusia terhadap seorang warga negara asing (WNA) Ukraina di Bali kini tengah menjadi sorotan.

Polda Bali mengungkap bahwa aksi ini melibatkan sembilan tersangka, dengan salah satu pelaku telah ditangkap saat hendak melarikan diri ke Dubai.

Satu Pelaku Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, menjelaskan bahwa korban berinisial LL (WNA Ukraina) menjadi sasaran perampokan pada 15 Desember 2024 di Jalan Tundun Penyu, Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Dari laporan korban, para pelaku mayoritas berasal dari Rusia, sementara dua lainnya dari Ukraina dan Kazakhstan.

Pada Jumat (31/1/2025), polisi menangkap satu tersangka berinisial KA (30) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

KA, yang merupakan WNA Rusia, diduga hendak kabur ke Dubai saat diamankan oleh tim gabungan Imigrasi Ngurah Rai dan Polda Bali.

“Salah satu dari sembilan orang terlapor sudah diamankan di Bandara Ngurah Rai,” ujar Ariasandy. Saat ini, KA masih menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Delapan Pelaku Masih Buron

Sementara itu, delapan tersangka lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Ariasandy menegaskan bahwa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali terus melakukan penyelidikan guna mengungkap seluruh fakta kasus ini.

“Kami masih mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi peran masing-masing pelaku dan mengejar mereka yang masih buron,” jelasnya.

Korban Dipukul dan Dipaksa Transfer Aset Kripto Rp3,4 Miliar

Berdasarkan kronologi yang diungkap polisi, LL bersama sopirnya berinisial A saat itu mengendarai mobil BMW warna putih. Ketika melintas di Jalan Tundun Penyu, mobil mereka dihadang oleh dua kendaraan pelaku dari depan dan belakang.

Empat orang berpakaian hitam dengan masker, bersenjata pisau, palu, dan pistol, turun dari mobil dan menculik korban. Mereka kemudian membawa LL ke sebuah vila di Kuta Selatan, Badung, Bali.

Di vila tersebut, korban mengalami penyiksaan dan dipaksa mentransfer aset kripto senilai Rp3,4 miliar ke akun pelaku. Akibat penganiayaan, LL mengalami luka lebam dan cedera di tangan serta telinga kanan.

Ni Luh Djelantik: “Bali Sedang Tidak Baik-Baik Saja”

Kasus ini memicu reaksi dari politisi Ni Luh Djelantik yang mendesak tindakan tegas dari kepolisian dan pemerintah Bali. Ia khawatir bahwa aksi serupa dapat terulang dan menimpa warga lokal.

“Bali sedang tidak baik-baik saja. Kalau ini bisa terjadi pada WNA Ukraina, bukan tidak mungkin menimpa WNI,” tulisnya di Instagram @niluhdjelantik.

Ia pun meminta pihak berwenang untuk segera memberantas kelompok kriminal internasional demi menjaga keamanan Pulau Dewata.

Polda Bali berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap seluruh pelaku yang masih buron.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru