Makan Bergizi Gratis dari Zakat? Sultan B Najamuddin Picu Perdebatan Nasional

- Admin

Kamis, 16 Januari 2025 - 13:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Usulan Sultan B Najamuddin soal zakat untuk program makan bergizi gratis menuai tanggapan beragam. MUI dan Istana Kepresidenan menyampaikan pandangan berbeda. | Foto: x.com/wonosoboup

Usulan Sultan B Najamuddin soal zakat untuk program makan bergizi gratis menuai tanggapan beragam. MUI dan Istana Kepresidenan menyampaikan pandangan berbeda. | Foto: x.com/wonosoboup

KumpalanNEWS – Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin, mengusulkan penggunaan dana zakat sebagai salah satu sumber pendanaan program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto. Usulan ini didasarkan pada budaya dermawan dan semangat gotong royong masyarakat Indonesia.

“DNA masyarakat kita itu dermawan, gotong royong. Jadi, kenapa tidak kita manfaatkan juga potensi zakat ini untuk mendukung program ini?” ujar Sultan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa potensi zakat yang besar bisa dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan MBG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misalnya, bagaimana kita bisa mendorong keterlibatan masyarakat umum dalam program ini. Salah satunya adalah dengan melibatkan zakat,” lanjut Sultan.

Namun, usulan ini memicu tanggapan beragam, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Istana Kepresidenan.

MUI: Pemanfaatan Dana Zakat Harus Sesuai Syariat

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menilai bahwa dana zakat hanya boleh digunakan untuk delapan golongan sesuai syariat Islam.

“Dana zakat tidak dapat digunakan untuk anak-anak dari keluarga mampu. Kecuali, jika program ini memang ditujukan untuk anak-anak fakir dan miskin,” jelasnya, Rabu, 15 Januari 2025.

Ia menambahkan bahwa dana infak dan sedekah dapat lebih fleksibel digunakan untuk program seperti MBG. Namun, ia menyarankan pemerintah melaksanakan program ini secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

“Kalau dana pemerintah terbatas, pelaksanaan program cukup satu atau dua hari seminggu dulu,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Istana: Program MBG Dibiayai APBN

Kepala Staf Presiden (KSP), AM Putranto, menegaskan bahwa pendanaan program MBG sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan dari zakat.

“Anggaran yang disiapkan mencapai Rp71 triliun. Itu cukup untuk menjalankan program tanpa melibatkan dana lain,” jelas Putranto, Rabu, 15 Januari 2025.

Menurutnya, komitmen pemerintah dalam program ini tercermin dari penggunaan APBN sebagai sumber pendanaan utama. Langkah ini memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai target dan tidak menimbulkan polemik.***

Follow WhatsApp Channel kumpalan.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan
Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi
Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar
8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026
KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi
Di Tengah Puing Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya, Satu Bangunan Ini Tetap Berdiri dan Jadi Sorotan
Tangis Anak SD Iringi Jenazah Ayahnya, Terungkap Fakta Baru Kasus Pengeroyokan di Bali
Tak Hanya Antar Bantuan, GRIB Jaya Siap Kerahkan Anggota untuk Korban Kebakaran Ciptamulya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Tiga Hari Dicari, Pemuda yang Terseret Ombak di Sukabumi Akhirnya Ditemukan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Danang Tak Terbendung, Ini 3 Besar Turnamen Catur RT 04/06 Desa Buniwangi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata, Ciletuh Kini Disiapkan Jadi ‘Kelas’ Terbuka bagi Pelajar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:15 WIB

8.303 SPPG Belum Punya SLHS, BGN Minta Sertifikasi MBG Rampung 10 Agustus 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:58 WIB

KTH Ciguha River Bogor Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Kebakaran Ciptamulya Sukabumi

Berita Terbaru